JAKARTA, Detiktoday.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diperkirakan terpukul hebat pada Selasa, 2 Juni 2026. Pelemahan itu seiring sikap wait and see investor terhadap perkembangan negosiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, harga emas dunia masih menunjukkan kecenderungan terkoreksi dalam jangka pendek. Menurut dia, pasar saat ini menunggu keputusan Presiden AS Donald Trump terkait nota kesepahaman mengenai gencatan senjata antara Iran dan AS.
“Untuk harga emas Antam (ANTM) masih ada kecenderungan melemah pada Selasa. Hal ini seiring dengan harga emas dunia yang juga melemah dan berpotensi mendekati level US$ 4.434 per ons troi,” ujar Ibrahim kepada Investor Daily, Senin (1/6/2026).
Dengan demikian, Ibrahim memprediksi harga emas Antam (ANTM) turun sekitar Rp 15.000 -20.000 per gram dari posisi saat ini. Fokus utama investor saat ini tertuju pada perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Pasar menilai hasil pembahasan gencatan senjata akan sangat menentukan arah harga minyak maupun emas dalam waktu dekat.
Di sisi lain, tingginya harga minyak dunia juga memunculkan kekhawatiran terhadap inflasi di AS. Kondisi tersebut berpotensi membuat The Fed mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama dari perkiraan pasar.
“Inflasi yang masih tinggi membuat The Fed kemungkinan tetap mempertahankan suku bunga tinggi. Sentimen ini yang menekan harga emas dunia dan berdampak pada logam mulia,” jelasnya.
Meski demikian, Ibrahim menilai tekanan terhadap emas bisa mereda apabila tercapai kesepakatan gencatan senjata yang diterima seluruh pihak. Kesepakatan tersebut berpotensi menurunkan harga minyak dunia sehingga memberikan ruang bagi penguatan kembali harga emas.
“Kalau ada kesepakatan dan situasi kembali kondusif, harga minyak bisa turun dan harga emas dunia berpeluang naik lagi. Sekarang pasar tinggal menunggu apakah Trump menerima atau menolak kesepakatan tersebut,” kata Ibrahim.
Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam pada Senin (1/6/2026) tercatat stabil di level Rp 2.799.000 per gram.
Sepanjang 2026, harga emas Antam (ANTM) mencatatkan kenaikan sebesar 12,5%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam (ANTM) tercatat hanya sebesar Rp 2.488.000 per gram. Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam (ANTM) berada di level Rp 3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Senin (1/6/2026) juga bertahan di level Rp 2.609.000 per gram.
Cek Harga Pecahan Emas Antam