JAKARTA, Detiktoday.com – Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diprediksi bergerak fluktuatif pada Senin besok, 15 Juni 2026.
Pengamat pasar logam mulia, Ibrahim Assuaibi memproyeksi harga emas Antam (ANTM) masih rentan melemah di support pertama Rp 2.610.000 per gram hingga support kedua di Rp 2.500.000 per gram.
” Tetapi kalau seandainya harga emas dunia mengalami penguatan, resistance pertama di US$ 4.394 per troy ounce dan logam mulia (emas Antam) Rp 2.740.000 per gram,” kata Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (14/6/2026).
Jika kembali menguat, Ibrahim memproyeksi resistance kedua harga emas Antam (ANTM) mencapai
Rp 2.880.000 per gram.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) pada hari Sabtu (13/6/2026) naik sebesar Rp 2.000 ke level Rp 2.711.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas Antam (ANTM) pada hari Jumat (12/6/2026) sempat melonjak Rp 20.000 ke level Rp 2.709.000 per gram.
Sepanjang 2026, harga emas Antam (ANTM) masih mencatatkan kenaikan sebesar 8,9%. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam (ANTM) tercatat hanya sebesar Rp 2.488.000 per gram.
Sedangkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) harga emas Antam (ANTM) berada di level Rp 3.168.000 per gram yang tercatat pada 29 Januari 2026.
Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Sabtu (13/6/2026) juga terkerek Rp 4.000 ke level Rp 2.454.000 per gram.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke Antam (ANTM) dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback.
Cek Harga Pecahan Emas Antam