Putus Sekolah di Kelas 10, Mesi Kini Lulus Paket C dan Siap Kuliah PGSD Berkat Program PEP Adera – Detiktoday.com

Putus Sekolah di Kelas 10, Mesi Kini Lulus Paket C dan Siap Kuliah PGSD Berkat Program PEP Adera – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, PALI – Enam tahun lalu, Mesi Saputri harus meninggalkan mimpinya menjadi guru karena terpaksa putus sekolah. Perekonomian yang sulit saat masa pandemi Covid-19 membuat Mesi berhenti sekolah di kelas 10 SMA. Saat itu usianya baru 15 tahun.

Hidup terus berjalan. Mesi kemudian menikah muda dan menjadi ibu rumah tangga. Ia tinggal bersama anak bayinya di Pengabuan, PALI, sementara suaminya, Raka Santoso, bekerja sebagai operator alat berat di Palembang.

Meski sudah berkeluarga, Mesi masih menyimpan rapat impiannya menjadi seorang guru. Keinginan kembali bersekolah selalu ia sematkan dalam doa.

Pada 2026, doa Mesi perlahan terjawab. Ia dihubungi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM Nurul Ilmi tentang kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program Sekolah Kembali dari PT Pertamina EP Adera Field.

Perusahaan bagian dari Pertamina Hulu Rokan PHR Zona 4 itu memberikan dukungan kepada anak putus sekolah untuk kembali menempuh pendidikan Paket C. Selain pendidikan nonformal, peserta juga dibekali pelatihan keterampilan menjahit.

Setelah mendapat info program itu, Mesi langsung meminta izin ke suami. Raka pun memberi restu.

Mesi bersama 70 warga lainnya mengikuti pendidikan nonformal Paket C. Rata-rata usia mereka 20-25 tahun. Mereka belajar 15 mata pelajaran dua kali seminggu. Pembelajaran juga diselingi pelatihan menjahit: membuat baju, celana, hingga tas sebagai bekal keterampilan tambahan.

Pertengahan Juni 2026, Mesi menjalani ujian Paket C. Ia lulus. Mimpi yang sempat mati itu bangkit kembali.

“Kalau tidak ada program Sekolah Kembali dari PEP Adera, mungkin saya tidak bisa melanjutkan sekolah. Sekarang saya mau lanjut berkuliah di jurusan PGSD Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dari kecil saya ingin menjadi guru dan mengajar,” ucap Mesi yang kini berusia 21 tahun.

Sembari menunggu pendaftaran kuliah, Mesi membuka warung dan usaha menjahit di rumah. Ilmu dari pelatihan Sekolah Kembali langsung ia praktikkan.

“Alhamdulillah sekarang ada saja yang mau mengecilkan celana atau menjahit baju. Saya bisa mendapatkan sekitar Rp400 ribu per bulan, lumayan untuk tambahan penghasilan dari suami,” ujar Mesi.

Program _Sekolah Kembali_ merupakan kolaborasi PEP Adera Field dengan PKBM Nurul Ilmi dan PKBM Tiga Dewa, serta pemerintah daerah. Sasarannya anak putus sekolah SD hingga SMA di sekitar wilayah operasi.

Staf Khusus Bupati PALI Supran Mastura mengapresiasi langkah Pertamina.

“Kami mengapresiasi Pertamina EP Adera Field dalam menghadirkan program yang memberikan kesempatan bagi anak-anak yang sebelumnya terhambat melanjutkan pendidikan untuk kembali memperoleh akses belajar dan pengembangan keterampilan,” ujarnya.

Manager CID PHR Iwan Ridwan Faizal menyebut program ini sebagai wujud komitmen perusahaan tumbuh bersama masyarakat.

“Di balik mereka yang belum sempat mengenyam pendidikan, selalu ada mimpi yang menunggu untuk diwujudkan. Pertamina EP Adera Field hadir untuk mengembalikan harapan itu,” ucap Iwan.

PHR Zona 4 mengoperasikan 7 wilayah kerja PEP dan PHE di Sumsel, termasuk PEP Adera Field. Wilayahnya tersebar di 2 kota dan 9 kabupaten, di bawah koordinasi SKK Migas Sumbagsel.

Share