JAKARTA, Detiktoday.com – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) hari ini menyelenggarakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta. Seluruh lima mata acara disetujui oleh pemegang saham, termasuk pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025 dan penetapan pembagian dividen tunai.
Pemegang saham mengesahkan laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 yang telah memperoleh opini wajar tanpa pengecualian. Perseroan membukukan laba bersih sebesar US$ 15,2 juta, tumbuh 8,9% dibandingkan tahun sebelumnya, meski pendapatan terkoreksi 14,6% menjadi US$ 49,3 juta akibat penurunan volume lifting dan harga minyak. Efisiensi biaya menjadi kunci — COGS turun 29% sehingga adjusted EBITDA tetap tumbuh 2,0% menjadi US$ 30,8 juta dengan margin di atas 62%.
Di sisi neraca, total aset menguat ke US$ 76,0 juta dengan ekuitas US$ 56,6 juta dan rasio DER yang sehat di level 0,30x.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$ 7.030.580 atau setara Rp 122.177.421.000 (kurs Rp 17.378 per 4 Mei 2026), yakni Rp 45 per saham.
“Pembagian ini mencerminkan komitmen perseroan untuk memberikan imbal hasil yang konsisten sekaligus menjaga ruang pertumbuhan ke depan,” kata manajemen RATU dalam keterangan resmi, Kamis (7/5/2026).
Secara operasional, Blok Cepu mencatatkan produksi rata-rata 151 ribu BOPD dengan sisa cadangan 2P sebesar 296 MMBO, sementara Blok Jabung membukukan produksi rata-rata 49,7 ribu BOEPD dengan cadangan 2P 243 MMBOE. Kedua blok ini menjadi tulang punggung kinerja perseroan dan landasan ekspansi yang akan terus dikejar dalam waktu dekat.