JAKARTA, Detiktoday.com – Sejumlah saham emiten pertambangan ambruk pada sesi II perdagangan Jumat (8/5/2026). Sebut saja saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Timah Tbk (TINS), hingga PT Antam Tbk (ANTM) serta PT Petrosea Tbk (PTRO).
Saat berita ini disusun, saham MDKA -15%, TINS -14,88%, ANTM -5,15%, PTRO -7,76%.
BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menyebut sentimen negatif sektor tambang. Menurut broker efek tersebut, pemerintah tengah mengkaji kenaikan royalti minerba melalui revisi PP 19/2025, sekaligus membuka opsi penerapan skema bagi hasil ala migas untuk sektor tambang.
Potensi dampak ke emiten pertambangan, kata BRIDS, di antaranya margin laba berpotensi tertekan akibat kenaikan beban royalti. Ketidakpastian regulasi dapat menahan ekspansi & investasi. Sentimen pasar terhadap sektor tambang cenderung negatif dalam jangka pendek
“Namun di sisi lain, kebijakan ini dapat meningkatkan penerimaan negara di tengah tingginya harga komoditas global,” sebut BRIDS dalam ulasannya, Jumat (8/5/2026).
Selain itu, saat berita ini disusun, saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) -12%, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) -13,96%, saham PT Petrindo Kaya Kreasi Tbk (CUAN) -5,04%.