Jakarta, Detiktoday.com – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya punya cara unik untuk mendekati generasi muda alias Gen Z.
Bertepatan dengan rangkaian peringatan Bulan Bung Karno, partai berlambang kepala banteng ini resmi meluncurkan program bertajuk “Banteng Kalcer” pada Minggu (14/6).
Peluncuran program ini diresmikan secara simbolis melalui penyematan kaus Banteng Kalcer kepada perwakilan anak muda yang hadir. Momentum ini digelar di sela-sela agenda Gowes Kelana Bung Karno yang sukses menyedot perhatian sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan.
Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji, menyampaikan bahwa semangat Bung Karno harus terus diwariskan kepada generasi muda Kota Pahlawan. Baginya, Bung Karno bukan sekadar Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, melainkan sosok yang lahir dan tumbuh sebagai Arek Surabaya.
”Banteng Kalcer ini menjadi bagian dari upaya agar PDI Perjuangan tetap eksis di Kota Surabaya, tetap bergotong royong, dan terus hadir di tengah masyarakat,” ujar Armuji saat memberikan keterangan pada Senin (15/6).
Pria yang akrab disapa Cak Ji ini menegaskan, kekuatan partai tidak hanya dibangun melalui struktur organisasi, tetapi juga lewat kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
”Kami tidak mengenal lelah. Yang penting perbuatan kami baik, maka akan selalu diingat oleh warga Kota Surabaya,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya tersebut.
Di sisi lain, Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Surabaya, Khusnul Khotimah, menjelaskan bahwa Banteng Kalcer lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang yang lebih dekat dengan karakter Gen Z.
Khusnul menilai, saat ini masih banyak anak muda yang memandang politik sebagai sesuatu yang terlalu serius, kaku, dan jauh dari realitas kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang jauh lebih relevan dengan dunia mereka.
”Politik tidak harus selalu dibicarakan dalam forum formal, tetapi juga bisa hadir melalui aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka,” jelas Khusnul.
Ke depan, program Banteng Kalcer akan mengemas berbagai kegiatan yang adaptif dengan minat anak muda, mulai dari olahraga bersama, diskusi santai, aksi sosial, hingga kolaborasi kreatif dengan berbagai komunitas lokal.
Baca: Sambut Bulan Bung Karno, Ganjar Ajak Generasi Muda
”Anak muda memiliki energi, ide, dan kreativitas yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita membuka ruang agar mereka bisa berkontribusi, menyampaikan gagasan, dan merasa menjadi bagian dari gerakan bersama,” tambahnya.
Melalui wadah baru ini, Khusnul berharap Banteng Kalcer tidak sekadar menjadi tempat berkumpul biasa, melainkan inkubator untuk membangun kepedulian sosial dan meningkatkan partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan daerah.
”Kami ingin menunjukkan bahwa politik bisa dekat dengan anak muda, menyenangkan, dan bisa menjadi ruang berkontribusi. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan sosial, kepemudaan, dan demokrasi secara positif,” pungkas Khusnul.