Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Dorong Pemerintah Terus Sosialisasikan Bandara Kertajati
Detiktoday.com – Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi mengatakan peralihan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung ke Kertajati, Majalengka merupakan sebuah tantangan dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Dengan dialihkannya Bandara Husein Sastranegara kota Bandung ke Kertajati banyak hal yang harus dipersiapkan, selain sarana dan prasarana, SDM, kualitas pelayanan agar maskapai penerbangan swasta bisa mulai membuka rute penerbangan reguler internasional di Kertajati,” tuturnya saat dikonfirmasi, Kamis 20 Juli 2023.
Kendati demikian menurut Ineu, diresmikannya jalanTol Cisumdawu akan lebih mempermudah perjalanan masyarakat, khususnya dari Bandung akan makin singkat dan lebih mudah ke Bandara Kertajati.
“Saya melihat bandara Kertajati yang didukung Tol Cisumdawu ini adalah bandara masa depan kita, seperti disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, banyak keinginan negara negara luar untuk masuk equitynya dan berpartner di Kertajati, tentunya harus dipersiapkan dengan baik untuk mengoperasikannya,” Ungkap Ineu Purwadewi
Menurut Ineu, Bandara udara Internasional Kertajati Kabupaten Majalengka, sudah melayani penerbangan Jemaah Haji ke Mekkah Negara Saudi Arabia, optimistis penerbangan dari dan ke Bandara Kertajati saat ini bisa lebih hidup dan ramai
“Pemerintah terus berupaya mendorong Bandara Udara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka ini berkembang lebih pesat, selain sudah bisa melayani jamaah umrah dan haji, juga rencana peralihan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Kertajati,” imbuh legislator PDI Perjuangan asal Dapil XI Jabar, Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Subang ini.
Hal penting yang harus diperhatikan, menurut Ineu, pemerintah pusat maupun Pemkot Bandung terus menyosialisasikan kebijakan ke berbagai pihak terutama pelaku jasa pariwisata di Kota Bandung.
“Hal penting yang harus diperhatikan adalah sosialisasi kebijakan untuk memberi kepastian kepada wisatawan maupun pelaku jasa pariwisata, yang mana Kebijakan itu mulai berlaku per 1 Oktober 2023 untuk penerbangan dengan pesawat jet. Sementara itu, berdasarkan informasi, penerbangan dengan pesawat baling-baling masih tersedia di Bandara Husein Sastranegara, paling tidak satu tahun. Informasi itu perlu sampai ke masyarakat dan pemangku kepentingan guna memberi kepastian,” ucapnya.
Kepastian merupakan hal penting untuk menjaga tingkat kunjungan wisatawan ke Kota Bandung. Selain itu, perlu ada angkutan pengumpan dari Bandung Raya ke BIJB Kertajati maupun sebaliknya.
“Pernah ada bus dari dan ke BIJB Kertajati yang dikelola DAMRI. Semoga bus itu kembali beroperasi, apalagi ada rute khusus. Masyarakat Kota Bandung maupun wisatawan yang melakukan perjalanan dengan pesawat pun harus memperoleh fasilitas itu, hal ini tentu harus dipersiapkan baik dari aspek perencanaan, anggaran maupun pelayanannya,” ujar Ineu.
Sebelumnya, Ineu bersama Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke Bandara Udara Internasional Kertajati, Kamis 20 Juli 2023.