NEW YORK, Detiktoday.com – Indeks-indeks saham Wall Street ditutup naik tajam serentak pada perdagangan Kamis (11/6/2026) setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan menyatakan bahwa Washington segera menandatangani kesepakatan dengan negara tersebut.
Dikutip dari CNBC internasional, sentimen positif tersebut mendorong investor kembali memburu aset berisiko, sementara harga minyak terkoreksi karena meredanya kekhawatiran gangguan pasokan energi dari Timur Tengah.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 929,97 poin (1,86%) ke level 50.848,75. Sementara itu, indeks S&P 500 melejit 1,75% menjadi 7.394,30 dan Nasdaq Composite melesat 2,54% ke 25.809,66.
Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump mengatakan, AS dan Iran telah mencapai kesepakatan yang memastikan Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir. “Kami akan segera melakukan penandatanganan. Dokumennya sudah hampir final dan prosesnya akan selesai dalam waktu dekat,” ujar Trump.
Sebelumnya, Trump juga mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa ia telah membatalkan serangan dan pemboman yang sebelumnya dijadwalkan dilakukan terhadap Iran pada Kamis malam waktu setempat.
Meski demikian, Trump menegaskan blokade laut terhadap Iran akan tetap diberlakukan hingga kesepakatan tersebut resmi ditandatangani.
Meredanya ketegangan geopolitik langsung menekan harga minyak dunia. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun 2,58% ke US$ 87,71 per barel, sedangkan Brent merosot 2,92% menjadi US$ 90,38 per barel. Kedua kontrak bahkan melanjutkan pelemahan setelah perdagangan resmi ditutup.
Sebelumnya pasar sempat dilanda kekhawatiran setelah Trump mengancam akan menyerang Iran dan mengambil alih Pulau Kharg serta sejumlah infrastruktur minyak dan gas strategis negara tersebut.
Fundamental Kuat