NEW YORK, Detiktoday.com – Indeks-indeks saham Wall Street kompak pesta rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada perdagangan Kamis (28/5/2026). Hal itu didorong reli saham teknologi dan optimisme pasar terhadap perpanjangan gencatan senjata antara AS dan Iran.
Dikutip dari CNBC internasional, indeks S&P 500 naik 0,58% ke level 7.563,63 dan Nasdaq Composite melonjak 0,91% menjadi 26.917,47. Keduanya juga sempat mencetak rekor intraday baru. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average ditutup menguat tipis 0,05% ke posisi 50.668,97. Ketiganya kompak mencetak rekor ATH penutupan.
Penguatan pasar dipimpin saham teknologi setelah perusahaan cloud data Snowflake memberikan proyeksi kinerja yang kuat, sehingga kembali memicu optimisme terhadap tren kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Saham Snowflake melesat 36,5%, menjadi kenaikan harian terbesar sepanjang sejarah perusahaan, setelah membukukan kinerja kuartalan di atas ekspektasi pasar dan memberikan panduan pendapatan kuartal kedua yang positif. Perusahaan juga mengumumkan rencana belanja US$ 6 miliar untuk layanan Amazon Web Services dalam lima tahun ke depan.
Sentimen tersebut turut mengangkat saham perangkat lunak lainnya. ETF iShares Expanded Tech-Software Sector naik 2,8%, sementara saham Sandisk menguat 3,3%. Adapun saham produsen chip seperti Qualcomm dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing melonjak 4,2% dan 4,6%.
Pasar saham AS semakin menguat setelah laporan Axios menyebut negosiator AS dan Iran menyepakati nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari, sekaligus melanjutkan negosiasi program nuklir Iran. Namun, kesepakatan itu masih menunggu persetujuan Presiden AS Donald Trump.
Sentimen Pasar Menguat