Yohanes Rumpak Ajak Generasi Muda Teladani Bung Karno Sebagai Petarung Bangsa

Yohanes Rumpak Ajak Generasi Muda Teladani Bung Karno Sebagai Petarung Bangsa

Share
Share

Sintang, Detiktoday.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak menghadiri malam penutupan dan penyerahan hadiah Monfort Cup XII Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Paroki Santo Monfort Serawai, Kecamatan Serawai pada Sabtu, 6 Juni 2026.

‎Kegiatan tersebut merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-76 Gereja Katolik Santo Monfort Paroki Serawai yang diisi dengan berbagai cabang olahraga dan lomba rohani yang melibatkan umat dari berbagai stasi.

‎Dalam sambutannya, Yohanes Rumpak mengapresiasi panitia dan seluruh umat yang telah menjaga keberlangsungan Monfort Cup hingga memasuki penyelenggaraan ke-12.

‎Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana membangun kebersamaan, memperkuat kehidupan menggereja, serta mewariskan nilai-nilai positif kepada generasi muda.

‎Ia mengaitkan momentum penutupan Monfort Cup dengan peringatan 125 tahun kelahiran Soekarno yang diperingati setiap 6 Juni. Yohanes menilai semangat perjuangan Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan perlu menjadi inspirasi bagi generasi sekarang untuk mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang bermanfaat.

‎“Kalau hari ini ada yang menjadi juara, itu karena mereka berjuang. Bung Karno juga seorang petarung yang berjuang melawan penjajahan. Sekarang tugas kita bukan lagi berperang, tetapi mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Politisi PDI Perjuangan ini.


‎Menurut Yohanes, Monfort Cup telah menjadi wadah penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui olahraga dan kegiatan rohani. Ia menilai keberadaan gereja tidak hanya ditandai oleh bangunan fisik, tetapi juga oleh kehidupan umat yang aktif dan terlibat dalam berbagai kegiatan.

‎“Kalau ada kegiatan seperti ini, umat saling mendukung, bergotong royong, dan terlibat bersama, itu tandanya gereja hidup di tengah masyarakat. Inilah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada anak-anak serta cucu-cucu kita,” katanya.

‎Yohanes juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi kehidupan generasi muda.

‎Ia menilai, pendidikan agama dan keterlibatan dalam kegiatan gereja menjadi salah satu benteng penting untuk membentuk karakter anak-anak di tengah derasnya arus informasi.

“Kita berhadapan dengan dunia digital yang berkembang sangat cepat. Karena itu anak-anak perlu dibekali nilai moral dan keagamaan agar tidak kehilangan arah. Kegiatan rohani dan kehidupan menggereja menjadi salah satu cara untuk membangun generasi yang kuat secara mental dan spiritual,” ungkapnya.

Ia berharap Monfort Cup dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dan menjadi warisan yang terus dijaga oleh pengurus gereja, panitia, maupun umat Katolik di Serawai.

‎“Kegiatan seperti ini wajib kita dukung bersama karena bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana membangun kebersamaan, memperkuat iman, dan mempersiapkan generasi penerus yang akan menjaga gereja, tanah leluhur, dan masa depan daerah ini,” pungkasnya.

Share