Home ADIKARYA PARLEMEN Christin Novalia Dorong Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan Lebih Cepat dan Terpadu

Christin Novalia Dorong Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan Lebih Cepat dan Terpadu

Share
Share

Detiktoday.com – Setiap tanggal 6 Desember, dunia memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan. Momentum ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, seksual, maupun diskriminasi berbasis gender.

Christin Novalia Simanjuntak, SH., M.Kn., anggota DPRD Jawa Barat, menekankan bahwa penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan harus dilakukan secara lebih responsif dan terintegrasi. Menurutnya, banyak korban masih menghadapi kesulitan mendapatkan perlindungan akibat birokrasi yang rumit dan terbatasnya fasilitas pengaduan.

“Kita harus memastikan perempuan yang menjadi korban kekerasan mendapatkan respons cepat. Mereka berhak mendapatkan akses layanan hukum, kesehatan, dan dukungan psikologis yang layak. Prosesnya pun harus ramah korban, bukan sekadar formalitas,” ujar Christin, Jumat (6/12/2025).

Politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini juga menyoroti peran media dalam memperkuat kampanye anti kekerasan. Informasi yang akurat dan edukatif mengenai hak-hak perempuan dan mekanisme perlindungan dapat membuat masyarakat lebih sadar dan responsif terhadap kasus kekerasan di lingkungannya.

“Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan bukan sekadar simbol. Momentum ini harus dijadikan dorongan bagi pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait untuk bersinergi memastikan perempuan terlindungi dan hak-haknya dijamin,” tambahnya.

Christin menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor mulai dari aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, pekerja sosial, hingga lembaga pendidikan dalam menangani kekerasan terhadap perempuan. Dengan pendekatan menyeluruh ini, korban dapat segera menerima perlindungan dan pemulihan yang memadai.

Selain itu, Christin menekankan perlunya pendidikan kesetaraan gender sejak dini di sekolah maupun masyarakat. Pendidikan ini diyakini mampu mengubah pola pikir, menghilangkan stereotip peran perempuan, dan menumbuhkan kesadaran bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah perbuatan yang tidak dapat ditoleransi.

“Kita harus menanamkan nilai kesetaraan sejak awal. Generasi yang tumbuh dengan kesadaran hak-hak perempuan akan menjadi masyarakat yang lebih peduli, adil, dan bebas dari kekerasan,” tegas Christin.

Peringatan ini sekaligus menjadi panggilan bagi seluruh pihak untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, setara, dan menghormati hak perempuan di Indonesia.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *