JAKARTA, Detiktoday.com – Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diprediksi bergerak fluktuatif di rentang Rp 2.838.000 per gram hingga Rp 3.100.000 per gram dalam sepekan ke depan.
“Seandainya menurun, support pertama logam mulia (emas Antam) di Rp 2.838.000 per gram. Kemudian kalau seandainya kembali menurun, support kedua logam mulia di bawah Rp 2.800.000 per gram,” ungkap pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya pada Minggu (19/4/2026).
Harga emas Antam (ANTM) juga diprediksi berpeluang rebound ke resisten pertama Rp 2.898.000 per gram dan resisten kedua Rp 3.100.000 per gram.
Adapun, harga emas Antam (ANTM) menguat tajam Rp 24.000 ke level Rp 2.884.000 per gram selama periode 13-18 April 2026.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) pada awal pekan, Senin (13/4/2026), sempat ambles sebesar Rp 42.000 ke level Rp 2.818.000 per gram. Namun pada hari Selasa (14/4), harga emas Antam melejit sebesar Rp 45.000 menjadi Rp 2.863.000 per gram.
Harga emas Antam (ANTM) kemudian lanjut melonjak sebesar Rp 30.000 ke level Rp 2.893.000 per gram pada Rabu (15/4). Selanjutnya, Kamis (16/4), harga emas Antam terkikis sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 2.888.000 per gram.
Harga emas Antam (ANTM) lalu anjlok lagi sebesar Rp 20.000 ke level Rp 2.868.000 per gram pada Jumat (17/4). Terakhir, Sabtu (18/4), harga emas Antam meningkat sebesar Rp 16.000 menjadi Rp 2.884.000 per gram.
Sementara itu, harga beli kembali atau buyback emas Antam (ANTM) pada Sabtu (18/4) juga melesat sebesar Rp 22.000 ke level Rp 2.681.000 per gram.
Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke Antam (ANTM) dengan nominal lebih dari Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipangkas langsung dari total nilai buyback.
Cek Harga Pecahan Emas Antam