Siap-siap Harga Emas Bisa Tembus Segini

Pasar Emas Kena Pukulan Ganda

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.comPasar emas terbesar di dunia melihat kenaikan biaya premi ke level tertinggi dalam lebih dari dua setengah bulan imbas kondisi pasokan yang semakin menipis.

Dikutip dari Yahoo! News, Minggu (25/4/2026), sejumlah bank di India dikabarkan telah menghentikan impor emas dan perak awal bulan ini setelah pemerintah menunda perintah otorisasi. 

Langkah tersebut menyebabkan sejumlah besar impor emas tertahan di bea cukai.

“Premi meningkat karena pasokan terbatas. Bank-bank masih belum mengimpor emas karena ketidakpastian mengenai pajak yang berlaku untuk emas,” ungkap seorang pedagang emas yang berbasis di Mumbai, India.

Harga emas domestik di India kini diperdagangkan sekitar 151.200 rupee per 10 gram, setelah naik ke level tertinggi satu bulan sebesar 155.065 rupee minggu lalu. 

Adapun harga premi emas di India kini dikenakan US$ 15 per troy ons di atas harga domestik resmi, termasuk bea impor 6% dan bea penjualan 3%, tertinggi sejak 7 Februari 2026.

Kenaikan biaya premi emas di India terjadi ketika masyarakat menyambut perayaan Akshaya Tritiya, ketika pembelian emas dianggap membawa keberuntungan, meskipun permintaan lebih lemah dari biasanya.

“Pembelian ritel melambat setelah festival, tetapi permintaan dapat meningkat jika harga turun di bawah 150.000 rupee,” kata seorang pedagang emas perhiasan yang berbasis di Ahmedabad.

Sementara itu, di Tiongkok, emas diperdagangkan dengan biaya premi US$ 9 hingga US$ 12 per troy ons di atas harga patokan global minggu ini, naik dari premi minggu lalu sebesar US$ 3 hingga US$ 6.

“Harga emas diperdagangkan sekitar US$ 4.700 minggu ini,” kata Peter Fung, kepala perdagangan di Wing Fung Precious Metals.

“Pada level ini, Anda dapat melihat adanya peningkatan permintaan emas fisik dan minat beli baru, yang menyebabkan premi lebih tinggi di Shanghai,” ujarnya.

Share