Harga Minyak Melejit, Negosiasi AS dan Iran Buntu Harga Minyak Melejit, Negosiasi AS dan Iran Buntu 

Harga Minyak Melejit, Negosiasi AS dan Iran Buntu Harga Minyak Melejit, Negosiasi AS dan Iran Buntu 

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Harga minyak dunia melejit pada awal pekan, Senin (27/4/2026) pagi. Penguatan itu didorong mandeknya perundingan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran serta terbatasnya pasokan global.

Harga minyak mentah Brent naik US$ 1,22 (1,16%) menjadi US$ 106,55 per barel saat berita ditulis, dan sempat menyentuh level tertinggi sejak 7 April. Sementara itu, minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menguat 90 sen (0,95%) ke posisi US$ 95,3 per barel.

Dikutip dari Reuters, kenaikan ini memperpanjang tren positif setelah pekan lalu Brent dan WTI masing-masing melonjak sekitar 17% dan 13%, menjadi kenaikan mingguan terbesar sejak awal konflik berlangsung.

Sentimen utama datang dari kebuntuan negosiasi damai antara AS dan Iran. Harapan pasar memudar setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana kunjungan utusannya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Islamabad, Pakistan, untuk melanjutkan pembicaraan dengan Iran.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tetap melakukan kunjungan ke Pakistan, namun tanpa pertemuan dengan pihak AS, sehingga mempertegas kebuntuan diplomasi kedua negara.

Analis pasar dari IG Tony Sycamore menilai, langkah tersebut menempatkan tekanan besar pada Iran. Bahkan, Iran berpotensi harus menghentikan produksi di ladang minyak tuanya jika kapasitas penyimpanan mencapai batas maksimal.

Pengiriman Selat Hormuz Tebatas

Share