Harga Emas Menguat Usai Selat Hormuz DibukaHarga Emas Menguat Usai Selat Hormuz Dibuka

Top Berita Ekonomi Hari Ini, Kamis 30 April 2026

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, Detiktoday.com menyajikan berita-berita ekonomi penting sepanjang hari ini, Kamis (30/4/2026), mulai dari putusan suku bunga The Fed, realisasi lambat PNBP Minerba, hingga rekrutmen besar di sektor perikanan.

Berikut top 5 berita ekonomi hari ini yang patut untuk disimak:

1. The Fed Retak di Balik Keputusan Tahan Suku Bunga

Bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, kembali mempertahankan suku bunga acuan di level 3,5%–3,75% pada Rabu (29/4/2026). Namun di balik keputusan yang sesuai ekspektasi pasar tersebut, muncul sinyal kuat bahwa soliditas internal The Fed mulai retak, dengan tingkat perbedaan pendapat tertinggi sejak 1992.

Keputusan FOMC ini diambil di tengah tekanan inflasi yang masih persisten serta bayang-bayang transisi kepemimpinan di bank sentral AS. Keputusan ini juga menjadi kali ketiga berturut-turut FOMC mempertahankan suku bunga, setelah sebelumnya melakukan tiga kali pemangkasan pada tahun lalu.

Baca selengkapnya

2. PNBP Minerba Tumbuh Tipis saat Harga Emas-Tembaga Meroket

Berdasarkan dokumen APBN KiTa edisi April 2026 yang dirilis Kamis (30/4/2026), realisasi PNBP minerba mencapai Rp 32,6 triliun, atau hanya tumbuh 6,19% secara tahunan (year on year/yoy).

Pertumbuhan PNBP minerba yang “mungil” ini menjadi sorotan di tengah meroketnya harga komoditas dunia akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah. Sebagai perbandingan, pada periode Januari-Maret 2026, rata-rata harga emas dunia telah melambung 73% yoy, diikuti tembaga yang naik 40% yoy, dan nikel sebesar 9% yoy.

Baca selengkapnya

3. Masih Yakin Target Pajak Tercapai

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyatakan optimisme tinggi bahwa penerimaan pajak tahun ini akan menembus target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp 2.357,7 triliun. Otoritas pajak menepis kekhawatiran sejumlah pihak mengenai penerimaan pajak yang tidak mencapai target atau shortfall.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menegaskan bahwa kinerja penerimaan hingga akhir April 2026 masih berada dalam jalur pertumbuhan yang berkelanjutan. Berdasarkan data sementara, pertumbuhan penerimaan sepanjang Januari hingga April tercatat mencapai kisaran 18%.

“Kami optimistis. Insyaallah tidak ada pelambatan penerimaan pajak,” tegas Bimo usai meninjau pelaporan SPT di KPP Madya Dua Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Baca selengkapnya

4. DJP Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan resmi memberikan relaksasi berupa perpanjangan batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan hingga 31 Mei 2026, dari batas sebelumnya pada 30 April 2026. Keputusan ini diambil pemerintah setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari sejumlah asosiasi usaha dan korporasi.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menyatakan bahwa kebijakan ini telah melalui proses konsultasi langsung dengan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa.

“Konsultasi kami tadi pagi dengan Pak Menteri, beliau memutuskan untuk memberikan relaksasi,” ujar Bimo di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Baca selengkapnya

5. Pemerintah Buka Lowongan 20.000 Awak Kapal Perikanan Modern

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi mengumumkan akan merekrut sekitar 20.000 Awak Kapal Perikanan (AKP) untuk mendukung program modernisasi 1.582 unit kapal perikanan nasional. Langkah strategis ini diharapkan mampu melibatkan lebih dari 500.000 tenaga kerja dalam ekosistem industri perikanan nasional.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menjelaskan bahwa transformasi ini tidak hanya fokus pada pembangunan armada, tetapi juga pada penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Baca selengkapnya

Share