Detiktoday.com,TULUNGAGUNG – Warga Perumahan Tulungagung Permai, Dusun Ngreco, Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur digegerkan dengan peristiwa seorang pria yang meninggal dunia mendadak di tepi jalan, Kamis (30/4/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial S, laki-laki kelahiran Tulungagung, 12 Februari 1962, berprofesi sebagai wiraswasta dan merupakan warga Desa Kedungwaru, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.
Peristiwa tersebut langsung ditangani jajaran Polsek Boyolangu Polres Tulungagung bersama Tim INAFIS dan petugas medis RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Kapolsek Boyolangu AKP Retno Pujiarsih melalui Kasi Humas Polres Tulungagung IPTU Nanang mengatakan, kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 08.30 WIB oleh saksi yang saat itu berada di depan pos satpam Perumahan Tulungagung Permai.
“Saksi melihat korban melintas mengendarai sepeda motor. Saat sampai di pertigaan jalan, korban tiba-tiba terjatuh dari sepeda motor dan langsung tidak sadarkan diri,” ujar IPTU Nanang dalam keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).
Melihat kejadian tersebut, saksi bersama warga sekitar segera memberikan pertolongan dan menghubungi pihak keluarga, kepolisian, serta petugas medis dari RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Dari hasil penelusuran petugas, korban diketahui sebelumnya berangkat seorang diri menggunakan sepeda motor untuk melakukan kontrol kesehatan di Puskesmas Kedungwaru.
“Setelah selesai kontrol kesehatan dan dalam perjalanan pulang, korban diduga mengalami kondisi kesehatan mendadak hingga terjatuh di pertigaan jalan,” jelasnya.
Petugas Polsek Boyolangu bersama Tim INAFIS Polres Tulungagung kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban.
Selain itu, pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung yang telah lama diderita.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi,” tambah IPTU Nanang.
Usai proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini sempat menyita perhatian warga sekitar lokasi kejadian. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan saat berkendara, terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu.