Detiktoday.com, PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang terus mematangkan persiapan pembangunan Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas nasional pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, Jumat (8/5/2026), Pemkot Palembang menegaskan komitmennya untuk mempercepat penyelesaian seluruh persyaratan administrasi dan teknis agar pembangunan dapat segera dimulai.
Aprizal mengatakan, saat ini lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Palembang sebenarnya telah mendapat persetujuan dari Kementerian Sosial. Namun, masih ada beberapa poin dalam Readiness Criteria (RC) yang harus segera dipenuhi.
“Lokasi sudah disetujui oleh Kementerian Sosial. Tinggal beberapa persyaratan lagi yang harus kita lengkapi supaya Palembang bisa masuk dalam pelaksanaan Tahap III,” ujar Aprizal.
Ia menegaskan seluruh OPD terkait kini diminta bergerak cepat agar seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat segera rampung.
“Kita tidak ingin terlambat. Karena itu semua OPD harus bergerak bersama menyelesaikan persyaratan yang masih kurang,” katanya.
Menurut Aprizal, percepatan tersebut penting agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat mulai direalisasikan pada tahun 2026.
“Harapan kita tahun ini pembangunan sudah bisa dimulai sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkot Palembang dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada pekan depan guna menyerahkan langsung dokumen persyaratan kepada pemerintah pusat.
“InsyaAllah hari Rabu kami akan ke Jakarta untuk menyampaikan seluruh dokumen yang diperlukan,” jelasnya.
Aprizal optimistis apabila seluruh proses administrasi berjalan lancar, Palembang berpeluang besar masuk dalam tahap pembangunan berikutnya.
“Kita terus berkoordinasi dengan kementerian agar semua tahapan berjalan sesuai target,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Raimon Lauri, menjelaskan bahwa sejumlah dokumen teknis yang masih dalam proses penyelesaian di antaranya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN).
“Beberapa dokumen teknis masih berproses, seperti AMDAL dan ANDALALIN. Ini sedang kita percepat bersama OPD terkait,” kata Raimon.
Ia menekankan bahwa rapat lintas OPD dilakukan untuk memastikan seluruh persyaratan dapat segera ditindaklanjuti tanpa kendala.
“Melalui rapat ini kita ingin memastikan semua poin dalam Readiness Criteria segera dipenuhi,” ujarnya.
Menurut Raimon, setelah seluruh dokumen lengkap, Pemkot Palembang akan langsung menyerahkannya kepada pemerintah pusat melalui instansi terkait.
“Setelah lengkap, dokumen akan langsung kami sampaikan ke Satuan Kerja Prioritas dan Direktorat Infrastruktur Dukungan Pendidikan Kementerian PUPR,” jelasnya.
Raimon berharap proses tersebut dapat selesai dalam waktu dekat sehingga pembangunan Tahap III bisa segera dimulai.
“Kita targetkan bulan Juni atau Juli seluruh RC sudah selesai dan pembangunan bisa segera berjalan,” katanya.
Ia menilai Program Sekolah Rakyat akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang selama ini membutuhkan akses pendidikan berkualitas secara gratis.
“Program ini sangat baik karena memang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, khususnya Desil 1 dan Desil 2,” ujarnya.
Menurut Raimon, sekolah tersebut nantinya dirancang mampu menampung sekitar 1.000 siswa dengan fasilitas pendidikan yang disiapkan secara gratis oleh pemerintah.
“Semua fasilitas pendidikan diberikan gratis. Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam memperluas akses pendidikan,” katanya.
Adapun lokasi pembangunan Sekolah Rakyat direncanakan berada di kawasan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, tepatnya di belakang Sekolah Penerbangan.
“Kita berharap keberadaan Sekolah Rakyat nantinya benar-benar menjadi solusi pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan,” tandas Raimon.