JAKARTA, Detiktoday.com – Traders Union memperkirakan untuk minggu depan harga emas akan berfluktuasi dalam kisaran volatilitas tipikal US$ 4.660 hingga US$ 4.830.
Kemungkinan kenaikan harga lebih lanjut sangat tinggi, dengan probabilitas lebih dari 80% yang didukung oleh sinyal bullish pada RSI mingguan, MACD, dan MA-50.
Skenario yang paling mungkin adalah harga emas dunia akan terkonsolidasi secara sideways dalam kisaran US$ 4.660-4.830, meskipun pergerakan yang menentukan di atas resistance dapat memicu momentum pembelian lebih lanjut, sementara pergerakan di bawah support kurang mungkin terjadi mengingat tren yang berlaku dan sinyal pada timeframe yang lebih tinggi.
Anton Kharitonov, analis di Traders Union, memandang terobosan harga emas dan keselarasan teknikal yang kuat sebagai hal positif jangka pendek yang patut diperhatikan.
Namun, ia mencatat pembacaan yang beragam dalam indikator momentum, dengan kekuatan jual yang terus-menerus dan hanya bias arah yang lemah. Dukungan dari faktor fundamental seperti pemulihan geopolitik dan dolar AS yang lebih lemah memang ada, namun analis melihat risiko jika pendorong ini memudar.
“Saya tetap berhati-hati terhadap potensi kenaikan harga emas — kecuali harga bertahan di atas terobosan, pembalikan arah dapat segera terjadi,” paparnya dikutip Sabtu (9/5/2026).