Jakarta, Detiktoday.com – Anggota Komisi IV DPR RI Jamaluddin Idham melakukan inspeksi mendadak ke Gudang Perum Bulog Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (7/5/2026), untuk memastikan kondisi stok dan kualitas beras bantuan pangan pemerintah yang akan disalurkan kepada masyarakat.
Dalam sidak tersebut, Politisi PDI Perjuangan itu meninjau langsung cadangan beras pemerintah serta memeriksa sejumlah sampel beras bantuan pangan di gudang Bulog.
“Tolong kualitas beras ditingkatkan, karena beras ini akan dikonsumsi masyarakat dan harus ada standar kualitas yang bagus,” ujar Jamaluddin kepada pejabat Perum Bulog Kancab Meulaboh yang mendampingi sidak tersebut, dikutip Sabtu (9/5/2026).
Saat melakukan pengecekan, Jamaluddin menemukan beberapa sampel beras dengan kondisi yang dinilai belum memenuhi standar kualitas premium. Temuan itu langsung menjadi perhatian serius dalam kunjungannya ke Gudang Perum Bulog Meulaboh.
Ia meminta pihak Bulog segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kualitas beras bantuan pangan agar masyarakat mendapatkan bahan pangan yang layak dan sesuai standar pemerintah.
“Hari ini kita datang mengingatkan, jika tidak ada upaya memperbaiki dengan kualitas lebih baik, maka akan ada inspeksi selanjutnya,” tegas Ketua PDI Perjuangan Aceh itu.
Sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Aceh I, Jamaluddin mengaku prihatin apabila masyarakat menerima beras yang tidak sesuai standar mutu. Menurutnya, kualitas bantuan pangan harus menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia menilai kualitas Beras Bantuan Pangan (Bapang) di Gudang Perum Bulog Meulaboh perlu segera ditingkatkan agar pelayanan pemerintah kepada masyarakat tidak menurun. Jika kondisi tersebut dibiarkan, kata dia, hal itu dapat berdampak buruk terhadap citra pelayanan lembaga pemerintah.
Selain melakukan sidak ke gudang Bulog, Jamaluddin juga meninjau harga beras pemerintah di sejumlah pasar di Meulaboh. Kegiatan itu merupakan bagian dari agenda reses Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan di Provinsi Aceh.