JAKARTA, Detiktoday.com – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI melemah 1,51% ke Rp 3.260 pada perdagangan Jumat (8/5/2026). Tapi saham BBRI tetap diserok oleh investor asing.
Sebanyak 335,64 juta saham BBRI diperdagangkan di hari itu, frekuensi 83.590 kali, dan nilai transaksi Rp 1,11 triliun. Investor asing membukukan net buy di saham ini Rp 176,78 miliar.
Dengan demikian, sejak 5 sampai dengan 8 Mei, saham Bank Rakyat Indonesia selalu membukukan net buy asing dengan total net buy Rp 794,31 miliar. Asing kian memberikan sinyal kuat di saham BRI.
Meski melemah pada Jumat, dalam satu pekan terakhir saham berkode BBRI masih bangkit 9,03%.
KB Valbury Sekuritas merekomendasikan buy on weakness saham BBRI pada perdagangan Senin (11/5/2026) dengan titik masuk di kisaran 3.230 sampai dengan 3.260.
Broker efek tersebut mematok target harga saham emiten bank BUMN ini pada 3.330 dengan support di 3.230.
“Stoploss level di 3.130,” ungkap KB Valbury Sekuritas dalam catatannya untuk perdagangan Senin ini.
Sedangkan, CGS International Sekuritas mematok resistance pertama BBRI untuk hari ini pada 3,327 dan resistancekedua di 3.393. Support pertama 3.227 serta support kedua 3.193.