Jakarta, Detiktoday.com – Anggota MPR RI dari fraksi PDI Perjuangan Putra Nababan mengajak masyarakat khususnya warga Jakarta Timur untuk memaknai Pancasila tidak hanya sebagai hafalan atau simbol negara.
Namun, lanjutnya, sebagai pedoman hidup yang diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi kebangsaan Empat Pilar MPR RI yang dihadiri tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai wilayah di Jakarta Timur.
Dalam paparannya, Putra Nababan menilai kehidupan masyarakat urban memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Di kota besar seperti Jakarta, masyarakat hidup sangat dekat secara fisik, tetapi kadang jauh secara sosial. Karena itu nilai Pancasila harus hadir dalam tindakan sederhana, seperti saling menghormati, peduli terhadap lingkungan, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan,” ujar Putra Nababan, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan derasnya arus informasi dan tingginya aktivitas media sosial saat ini juga menjadi tantangan dalam menjaga semangat persatuan.
Menurutnya, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi perbedaan pendapat agar tidak mudah terpecah oleh provokasi maupun informasi yang belum tentu benar.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diskusi juga menyoroti masih adanya kesenjangan antara pemahaman Pancasila dan praktik di kehidupan sehari-hari.
Ia mencontohkan banyak peserta menilai nilai-nilai Pancasila sering disampaikan secara teoritis, namun belum sepenuhnya diwujudkan dalam perilaku sosial masyarakat.
Menanggapi hal itu, Putra Nababan menekankan pentingnya membangun kembali budaya gotong royong dan ruang dialog di lingkungan masyarakat urban.
Ia mendorong agar kegiatan sosial, forum warga, hingga aktivitas kepemudaan lebih diaktifkan sebagai sarana mempererat hubungan antarwarga.
“Pancasila jangan berhenti di ruang seminar atau sekadar slogan. Nilainya harus terasa di lingkungan RT, RW, sekolah, tempat ibadah, dan media sosial kita sehari-hari,” katanya.
Kegiatan sosialisasi tersebut ditutup dengan Putra mengajak kepada seluruh peserta untuk mulai menerapkan nilai-nilai Pancasila dari hal kecil di lingkungan masing-masing, sebagai langkah membangun masyarakat Jakarta Timur yang harmonis, peduli, dan berkeadaban.