Roadshow Pendidikan Demokrasi di Bandung Barat, Tuti Turimayanti Ajak Generasi Muda Melek Politik

Share
Share

Detiktoday.com – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap demokrasi terus dilakukan melalui kegiatan Roadshow KPU dan Pendidikan Politik yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti unsur Komisi Pemilihan Umum (KPU), jajaran Kesbangpol, pengurus partai politik, hingga kader partai. Forum ini menjadi ruang diskusi mengenai pentingnya pendidikan politik, penguatan partisipasi masyarakat, serta tantangan demokrasi di era digital.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat, Tuti Turimayanti, menilai pendidikan politik harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik mengenai proses demokrasi. Menurutnya, politik tidak boleh dipahami hanya sebatas momentum pemilu, melainkan sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kesadaran politik masyarakat perlu terus dibangun supaya demokrasi berjalan sehat. Masyarakat harus memahami hak, kewajiban, dan perannya dalam mengawal jalannya pemerintahan,” ujar Tuti dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, partai politik memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan edukasi politik yang positif, khususnya bagi generasi muda yang akan menjadi pemilih potensial pada pemilu mendatang. Tuti berharap anak muda mampu menjadi kelompok yang kritis, cerdas, dan tidak mudah terpengaruh informasi menyesatkan.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini membawa tantangan baru dalam kehidupan demokrasi, terutama terkait penyebaran hoaks dan polarisasi di media sosial. Karena itu, masyarakat perlu dibekali kemampuan memilah informasi secara bijak agar tidak mudah terprovokasi.

“Generasi muda harus menjadi pelopor demokrasi yang santun dan berintegritas. Jangan mudah terpancing isu yang belum tentu benar, apalagi yang dapat memecah persatuan,” katanya.

Dalam forum tersebut juga dibahas pentingnya membangun budaya politik yang mengedepankan etika, toleransi, dan semangat kebersamaan. Tuti menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik merupakan hal yang lumrah dalam sistem demokrasi dan tidak boleh menjadi alasan terjadinya konflik di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, sinergi antara KPU, Kesbangpol, dan partai politik perlu terus diperkuat agar pendidikan demokrasi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di daerah.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menciptakan kehidupan politik yang dewasa. Demokrasi harus menjadi sarana memperkuat persatuan, bukan justru menimbulkan perpecahan,” tuturnya.

Melalui kegiatan roadshow tersebut, diharapkan masyarakat Kabupaten Bandung Barat semakin memahami pentingnya partisipasi aktif dalam demokrasi, sekaligus mampu menjaga suasana politik yang aman, damai, dan kondusif menjelang agenda pemilu mendatang.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *