Harga Emas Menguat, Berpeluang Menuju US$ 5.005 per Ons Troi

Harga Emas Mendadak Naik 1%, Sinyal Pasar Mulai BerubahHarga Emas Mendadak Naik 1%, Sinyal Pasar Mulai Berubah

Share
Share

NEW YORK, Detiktoday.com – Harga emas mendadak naik sekitar 1% pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Kenaikan itu didorong meredanya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) serta pelemahan harga minyak di tengah harapan meredanya ketegangan konflik Iran. Kondisi ini turut mengurangi kekhawatiran inflasi dan menopang kembali daya tarik emas.

Harga emas spot tercatat ditutup melonjak 1,38% ke level US$ 4.543,79 per ons troi. Sebelumnya, harga sempat menyentuh level terendah dalam lebih dari tujuh pekan pada sesi perdagangan yang sama. Sementara itu, emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Juni malah ditutup melemah 0,26% di US$ 4.546,15 per ons troi.

Dikutip dari Reuters, Direktur perdagangan logam High Ridge Futures David Meger menyebut, rebound harga emas terjadi seiring meredanya kenaikan yield obligasi AS. Penurunan imbal hasil tersebut mengurangi tekanan terhadap aset tanpa imbal hasil seperti emas.

Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tercatat turun setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak Januari 2025. Kenaikan yield biasanya meningkatkan opportunity cost dalam memegang emas, sehingga tekanan terhadap harga logam mulia ikut berkurang saat yield melemah.

Di sisi geopolitik, pasar masih mencermati perkembangan konflik Iran. Harga minyak Brent turun setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut perang dengan Iran berpotensi berakhir ‘dalam waktu cepat’. Meski demikian, investor tetap berhati-hati karena risiko gangguan pasokan energi dari Timur Tengah masih berlangsung.

Risalah rapat The Fed bulan April menunjukkan sebagian pejabat memperingatkan bahwa konflik Iran berpotensi memicu inflasi dan membuka peluang kenaikan suku bunga jika tekanan harga bertahan di atas target 2%.

Meski emas dikenal sebagai aset lindung nilai inflasi, logam mulia ini cenderung kurang menarik di lingkungan suku bunga tinggi.

Peluang Suku Bunga The Fed

Share