Bumi Resources Ekspansi ke Bisnis Non-Batu Bara

BERITA POPULER: Saham BUMI Diserbu Asing hingga Dinamika Harga Emas Perhiasan

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Minggu (24/5/2026):

1. Saham BUMI Lolos, Malah Diserbu

aham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berhasil lolos dari tekanan jual investor asing selama sepekan terakhir. Pada pekan sebelumnya, saham BUMI banyak dilego asing.

Investor asing mencetak transaksi beli bersih (net buy) saham BUMI sebesar Rp 455 miliar selama periode 18-22 Mei 2026. Pembelian terjadi di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI), berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (24/5/2026).

Berbeda dengan pekan sebelumnya, selama periode 11-13 Mei 2026, asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) saham BUMI senilai Rp 104,8 miliar.

2. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 24 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan terpantau kompak solid di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi (HRTA), dan Laku Emas pada Minggu, 24 Mei 2026.

Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.

Simak daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Minggu pagi (24/5/2026) di sini.

3. Ramalan Harga Emas untuk Sepekan ke Depan

Harga emas dunia diprediksi bergerak dalam rentang US$ 4.333 per troy ounce sampai US$ 4.943 per troy ounce untuk sepekan ke depan.

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, harga emas dunia pada Sabtu lalu ditutup di US$ 4.506 per troy ounce. Ibrahim menjelaskan, untuk sepekan ke depan, jika harga emas turun, akan menuju level support ini.  

Faktor yang mempengaruhi pergerakan harga emas dunia, terutama faktor geopolitik. Ibrahim mengatakan, faktor geopolitik terlihat dari masih terus memanasnya konflik di Eropa Timur antara Rusia dan Ukraina.

4. Kejar-kejaran dengan Saham BBRI

Terjadi geser menggeser antara saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) di jajaran saham elite – top 10 saham dengan market cap terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saham BBRI sempat naik ke peringkat 2 alias menyalip posisi DCII pada 20 Mei 2026 dan DCII harus rela turun ke peringkat 3. Lalu siapakah yang berada di peringkat pertama?

5. List Saham yang Ditinggal Asing

Investor asing mencetak transaksi jual bersih (net sell) pada sejumlah saham saat indeks harga saham gabungan (IHSG), Jumat (22/5/2026), ditutup menguat 67,1 poin (1,1%) ke level 6.162.

Berdasarkan data Stockbit, saham BBCA ramai dilepas asing hingga Rp 322,3 miliar. Diikuti saham BMRI mencatat net sell Rp 287,6 miliar dan TPIA Rp 156,4 miliar.

Simak daftar (list) 10 saham dengan net sell asing terbesar pada Jumat (22/5/2026) di sini.

Share