Detiktoday.com, FAKFAK – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari, Mayor Jenderal TNI Christian K Tehuteru, melaksanakan serangkaian kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Fakfak yang dimulai sejak Jumat 29/05/2026.
Kunjungan Pangdam Kasuari didampingi Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari, Ny. Mevy Christian Tehuteru, dan Ketua TP PKK Fakfak Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan, Danrem 82/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., dan Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd. dan rombongan.
Pangdam mengawali agenda dengan menikmati pesona wisata alam di Distrik Karas, tepatnya di objek wisata Toran Beach, Air Kiti-Kiti dan Menyaksikan Sunset dari Tubir Seram.
Pangdam Kasuari beserta rombongan kembali melanjutkan agenda kunker ke Distrik Kokas.Kabupaten Fakfak pada Minggu (31/05/2026).
Kunjungan Pangdam ke wilayah bersejarah ini melihat langsung kondisi bangunan Koramil Kokas guna memastikan kesiapan operasional satuan di tingkat bawah.
Selain melakukan peninjauan infrastruktur militer dan melihat di Koramil Kokas, Pangdam dan rombongan juga melihat Goa Jepang di Kokas yang merupakan situs bersejarah perang dunia II. Goa Jepang tersebut dulunya merupakan basis pertahanan tentara Jepang pada tahun 1942 hingga 1945. Aksi sosial ini terus berlanjut saat Pangdam dan rombongan melanjutkan kunjungan ke Kampung Patimburak untuk melihat situs sejarah Masjid Tua Patimburak yang merupakan salah satu simbol toleransi dan sejarah Islam tertua di Papua, sekaligus membagikan paket sembako kepada warga setempat.
Perjalanan kunker kali ini juga diwarnai dengan eksplorasi kekayaan budaya dan alam Fakfak yang ada di Distrik Kokas untuk melihat keindahan Tapurarang. Situs purbakala ini menyimpan keunikan berupa lukisan cap tangan manusia berwarna merah darah yang tersebar di dinding-dinding tebing tepi laut selat Kokas. Dari Tapurarang, perjalanan dilanjutkan menuju Kampung Ugar dan kembali menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat kampung Ugar.
Penyerah bantuan paket Sembako kepada masyarakat di Kampung – Kampung tersebut, merupakan bentuk kepedulian sosial TNI kepada masyarakat pesisir, sekaligus mempererat hubungan emosional antara aparat TNI dan warga setempat.
Pangdam bersama rombongan berkesempatan menikmati panorama eksotis Pantai Wisata Pulau Ugar. Momen santai tersebut semakin berkesan saat rombongan disuguhkan keindahan matahari terbenam (sunset) yang memukau di ufuk timur, sembari diiringi oleh pertunjukan tari Sawat, tarian tradisional khas setempat yang melambangkan kehangatan sambutan masyarakat Fakfak.
Kehadiran Pangdam Kasuari di Wilayah Distrik Kokas mendapat sambutan yang antusias dari masyarakat Kokas, Patimburak dan Kampung Ugar. Ini mencerminkan tingginya kepercayaan serta kedekatan masyarakat terhadap institusi TNI. Hal ini menjadi modal positif dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketahanan wilayah di Kabupaten Fakfak.
Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI Christian K Tehuteru, saat bertatap muka dengan Warga Kampung Ugar, menyampaikan terima kasih atas penyambutan yang begitu hangat dan penuh kekeluargaan.
“Sejak pertama kali tiba hingga berada di tempat ini, saya merasakan semangat kebersamaan, keramahan, dan persatuan yang sangat kuat dari seluruh masyarakat. Hal tersebut memberikan kesan yang sangat mendalam bagi saya dan rombongan,” papar Pangdam Kasuari.
Ia menyampaikan, dalam kunjungan ke Wilayah Kokas, dirinya melihat bahwa masyarakat di sini masih menjaga adat istiadat dan tradisi dengan sangat baik. Nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur tetap hidup dan menjadi identitas yang membanggakan.
“Ini merupakan kekayaan yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi yang akan datang,” ucapnya.
Danrem juga mengatakan, selama perjalanan menuju tempat wilayah tersebut, Ia menyaksikan begitu banyak keindahan alam yang luar biasa Pulau-pulau kecil yang indah, pantai-pantai yang bersih, serta pemandangan alam yang menakjubkan sebagai aset potensi besar yang dimiliki daerah ini. Potensi tersebut dapat menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik dan berkelanjutan.
Pangdam Kasuari berencana mendokumentasikan keindahan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat di daerah ini melalui foto dan video. Dengan harapan, masyarakat di luar daerah dapat mengetahui dan mengenal lebih dekat keindahan serta potensi yang dimiliki wilayah ini.
Selain pembangunan di bidang pariwisata, perhatian terhadap pendidikan juga sangat penting.
” Anak-anak kita harus dipersiapkan sejak dini agar memiliki kemampuan dan daya saing yang baik. Dengan persiapan yang matang, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai jenjang pendidikan dan memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di wilayah perkotaan,” cetus Pangdam.
“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Saya berharap masyarakat tetap menjaga persatuan, kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong yang selama ini telah menjadi kekuatan utama daerah ini,” tutupnya.