Jakarta, Detiktoday.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Samuel Wattimena, memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas generasi muda dalam industri kreatif tanah air.
Apresiasi tersebut ia sampaikan saat mengunjungi pameran Agora Mall, Sabtu (30/5).
Pameran tersebut merupakan sebuah ajang unjuk gigi produk lokal yang populer di kalangan generasi muda.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Samuel membagikan momen keseruannya saat berkeliling melihat berbagai produk lokal. Ia menyebut pameran ini sebagai ruang khusus yang sangat representatif bagi perkembangan kreativitas Gen Z dan milenial.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
“Saya sedang berada di Brightspot, pameran yang sepertinya khusus buat Gen Z dan milenial. Tentunya, saya berkeliling dengan bangga melihat produk lokal mulai dari sepatu, baju, hingga tas yang semuanya keren-keren,” ujar Samuel.
Politisi sekaligus desainer senior ini menaruh perhatian khusus pada latar belakang para kreator di balik produk-produk apik tersebut. Menurutnya, hal yang paling membanggakan adalah fakta bahwa seluruh pergelaran ini digerakkan oleh tangan-tangan kreatif anak muda.
Sebagai contoh, Samuel menyoroti salah satu produk kaus (T-shirt) yang dipamerkan. Kaus tersebut lahir dari kolaborasi eksklusif antara para seniman berbakat dengan galeri seni setempat melalui gerakan Confluence Collective.
Ia menjelaskan bahwa produk yang dijual memiliki nilai seni yang tinggi dan bukan sekadar komoditas pakaian biasa. Produk-produk tersebut merupakan bentuk cendera mata (merchandise) resmi yang merepresentasikan identitas dan idealisme dari galeri seninya.
Selain mengunjungi Brightspot Mall, Samuel juga menyempatkan diri untuk menghadiri pameran Beauty, Fashion, and Fragrance yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Pameran ini merupakan pergelaran kedua yang berfokus pada industri kecantikan, busana, dan wewangian.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Di JCC, Samuel mengaku takjub dengan masifnya keterlibatan anak muda, khususnya dalam industri wewangian (fragrance) lokal. Kehadiran merek-merek parfum lokal baru ini dinilai mampu memberikan warna segar dan bersaing ketat di pasar domestik.
Melihat fenomena positif ini, Samuel optimistis bahwa ekonomi kreatif Indonesia akan terus melesat tajam. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda siap mengoptimalkan potensi pasar domestik Indonesia yang kini mencapai 280 juta jiwa.
“Seru banget bisa mengeksplorasi langsung pameran ini. Kualitas merek lokal kita sudah makin juara dan berani bersaing. Ini bukti nyata kalau anak muda punya potensi luar biasa untuk mendongkrak ekonomi kreatif,” pungkasnya.