JAKARTA, Detiktoday.com – Commerzbank memangkas target harga emas pada akhir 2026 dari sebelumnya US$ 5.000 per ons troi menjadi US$ 4.800 per ons troi.
Sebelumnya, Lembaga keuangan global seperti UBS memangkas target harga emas 2026 menjadi US$ 5.500 per ons troi, JP Morgan ke US$ 5.243 per ons troi, dan Morgan Stanley menetapkan kisaran dasar di US$ 4.600 per ons troi.
Dikutip dari Kitco, revisi tersebut dilakukan karena bank asal Jerman itu melihat tekanan dari ekspektasi suku bunga tinggi Amerika Serikat (AS) masih akan membatasi pergerakan emas dalam beberapa bulan ke depan.
analis komoditas Commerzbank Carsten Fritsch mengatakan, konflik Iran yang mendorong kenaikan harga energi justru mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter The Fed. Akibatnya, pelaku pasar kini mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS, yang menjadi sentimen negatif bagi emas.
Menurut Fritsch, sebelum konflik Iran pecah, pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sekitar 50 basis poin tahun ini. Namun, lonjakan harga minyak akibat perang memicu kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi sehingga ekspektasi pasar berbalik arah.
Saat ini, pasar memperkirakan suku bunga acuan AS berada di kisaran 3,8% pada akhir tahun. Bahkan, peluang kenaikan suku bunga mulai diperhitungkan oleh investor hingga 2027. Kondisi tersebut meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil, sehingga menahan laju kenaikan harga logam mulia tersebut.
Prospek Emas Positif