Pakar Optimis Harga Emas Bisa Naik Kencang Segini

Pasar Emas Mulai Lesu

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Permintaan emas di negara konsumen logam mulia terbesar di dunia mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan.

Dikutip dari Kitco News, Jumat (5/6/2026) pasar emas fisik di China telah mendingin secara substansial dari permintaan yang sangat tinggi yang terlihat di awal tahun, ketika harga emas internasional dan domestik mencetak rekor tertinggi baru hampir setiap hari.

Angka terbaru dari Bursa Emas Shanghai (SGE) menunjukkan bahwa penarikan emas pada Mei 2026 hanya berjumlah 63,5 ton, menjadi level terendah sejak Februari 2020 selama gelombang pertama wabah COVID-19, dan sekitar setengah dari jumlah pada Maret 2026.

“Di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar, ETF emas mengalami penurunan aset kelolaan secara keseluruhan, dengan beberapa dana mengalami arus keluar bersih yang signifikan,” ungkap sebuah laporan dari Gelonghui Finance.

Laporan itu juga menyebut, 14 ETF emas mencatat arus keluar bersih gabungan bernilai sekitar US$ 1,48 miliar pada 3 Juni 2026.

“Pandangan investasi yang sebelumnya diterima secara luas tentang ‘membeli saat harga turun di tengah jatuhnya harga emas’ telah mulai menghadapi perbedaan di bawah kondisi pasar yang bergejolak saat ini,” kata Gelonghui Finance dalam laporannya.

Saham-saham perusahaan emas asal China yang terdaftar di Hong Kong juga mengalami penurunan tajam.

“Saham-saham emas yang terdaftar di Hong Kong secara umum mengalami penurunan, dengan China National Gold International Resources dan Jihai Gold turun 3,6%, Zijin Mining turun 3,5%, Shandong Gold dan Zhaojin Mining turun hampir 3%, Zijin Gold International turun 2,4%, dan Chifeng Gold, Lingbao Gold, China Silver Group, Zhufeng Gold, dan Tongguan Gold juga mengalami penurunan,” beber laporan tersebut.

Share