NEW YORK, Detiktoday.com – Indeks-indeks saham Wall Street mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Rabu (24/6/2026) waktu setempat, akibat berlanjutnya aksi jual saham-saham semikonduktor.
Dikutip dari CNBC internasional, tekanan pada sektor chip kembali menyeret Nasdaq ke zona merah, sementara investor menanti laporan keuangan produsen memori Micron Technology yang dinilai menjadi penentu arah pasar teknologi dalam jangka pendek.
Nasdaq Composite turun 0,43% ke level 25.476,64, sedangkan S&P 500 melemah 0,1% menjadi 7.358,22. Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average masih mampu menguat 182,06 poin (0,35%) ke level 51.848,9.
Sentimen negatif terutama datang dari sektor semikonduktor yang kembali mengalami aksi jual setelah koreksi tajam sehari sebelumnya. Saham Micron Technology ditutup turun 0,3%, sementara Sandisk melemah 2,5%. Kedua saham tersebut sebelumnya telah merosot sekitar 13% pada sesi perdagangan Selasa.
Tekanan juga terlihat pada VanEck Semiconductor ETF (SMH), yang mencerminkan kinerja saham-saham chip global. Meskipun hanya turun tipis pada perdagangan Rabu, ETF tersebut masih berada dalam tekanan setelah anjlok sekitar 7% sehari sebelumnya.
Pelaku pasar kini menunggu laporan keuangan Micron yang dirilis setelah penutupan perdagangan. Konsensus analis yang dihimpun FactSet memperkirakan perusahaan membukukan laba US$ 20,83 per saham dengan pendapatan mencapai US$ 35,75 miliar.
Koreksi sektor teknologi kali ini dinilai sebagai bentuk penyesuaian setelah reli panjang yang mendorong valuasi saham-saham teknologi ke level tinggi.
Koreksi Sehat