Saham BBCA Masih DihantuiSaham BBCA Masih Dihantui

Fase Krusial Saham BBCA, Masih Ada Peluang?Fase Krusial Saham BBCA, Masih Ada Peluang?

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memasuki fase krusial setelah mengalami tekanan jual bertubi-tubi. Lantas, apakah masih ada peluang di saham BBCA?

Pada perdagangan Jumat (5/6/2026), saham BBCA kena pukulan keras hingga anjlok 6,45% ke level Rp 5.075 atau mendekati Rp 5.000.

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), tarikan ke bawah pada saham BBCA lebih kuat dibandingkan ke atas. Muncul antrean panjang di harga Rp 5.000, bahkan ada yang di harga Rp 4.620.

Sementara itu, dalam sepekan terakhir, saham BBCA terpangkas 10,9% dan sebulan terkikis 13,9%. Selama year to date (ytd), BBCA ambles 37,1%.

Saham BBCA masih menjadi sasaran utama aksi jual investor asing di Bursa Efek Indonesia dalam sepekan terakhir. Asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) saham BBCA sebesar Rp 2,28 triliun selama periode 2-5 Juni 2026.

Net sell asing pada saham BBCA merupakan yang terbesar dibandingkan saham-saham lainnya. Penjualan terjadi di pasar reguler BEI selama periode tersebut, berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (7/6/2026).

Setelah BBCA, yaitu saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Net sell asing pada saham TPIA sebesar Rp 2 triliun dan BBRI senilai Rp 1 triliun.

Secara umum, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 7,3 triliun di seluruh pasar BEI dalam sepekan terakhir. Ini melanjutkan pekan sebelumnya yang juga melakukan net sell senilai Rp 12,3 triliun.

Peluang di Saham BBCA 

Share