JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Senin (8/6/2026):
1. Saham BBCA Dilahap
aham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA memang membukukan net sell investor asing Rp 1,1 triliun pada perdagangan Jumat (5/6/2026) pekan lalu.
Saham emiten bank besar PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA sendiri ditutup anjlok hingga 6,45% ke Rp 5.075 pada akhir perdagangan Jumat (5/6/2026) pekan lalu yang menjadi level terendahnya dalam lima tahun terakhir.
Tapi, diam-diam ada yang lahap saham emiten bank swasta terbesar di Indonesia ini, siapakah itu?
2. Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Senin 8 Juni 2026: Terpukul Parah
Nilai tukar (kurs) rupiah kembali terpuruk dalam pembukaan perdagangan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan di hari Senin, 8 Juni 2026.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat (5/6/2026) ditutup menguat 13 poin setelah sebelumnya sempat melemah 17 poin di level Rp 18.036.
Dikutip dari CNBC International, rupiah melemah saat dolar AS berada di dekat level tertinggi dalam dua bulan pada hari Senin.
3. Aksi Borong Emas Terus Berlanjut
Aksi borong emas oleh Bank Sentral terus berlanjut. Pada Mei 2026, People’s Bank of China (PBOC) kembali menambah cadangan emasnya, memperpanjang tren akumulasi yang telah berlangsung selama 19 bulan berturut-turut di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan pada harga logam mulia.
Dikutip dari TradingView, data People’s Bank of China (PBOC) yang dirilis pada Minggu (7/6/2026) menunjukkan cadangan emas negara itu meningkat sekitar 320.000 ons troi.
Tambahan tersebut memperpanjang tren pembelian emas tanpa jeda selama 19 bulan berturut-turut, sekaligus menjadi periode akumulasi emas terpanjang setidaknya sejak 2015, ketika bank sentral China mulai secara rutin mempublikasikan data cadangan emasnya, jadi berapa total cadangan emas China?
4. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Senin 8 Juni 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan terpantau kompak solid di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Senin pagi, 8 Juni 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.
Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Senin (8/6/2026) di sini.
5. Empat Saham Bank Diramal Ngacir begitu IHSG Pulih
Koreksi besar saham bank saat ini lebih disebabkan oleh kekhawatiran pemburukan kondisi makro ekonomi, bukan faktor fundamental. Oleh karena itu, sekarang waktu tepat masuk saham bank bagi investor jangka panjang, karena peluang cuan tambah besar.
Berdasarkan riset RHB Sekuritas, bank-bank dalam cakupan perusahaan membukukan hasil yang kuat per April 2026, dengan laba bank-only tumbuh 8,7%. Momentum pertumbuhan laba didukung oleh pertumbuhan kredit yang kuat, pendapatan berbasis komisi yang tetap resilien, biaya kredit yang lebih rendah, serta peningkatan profitabilitas inti yang tercermin dari pertumbuhan PPOP sebesar 6,6%.
Itu sebabnya, RHB mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor perbankan Indonesia, dengan BMRI, BBRI, BRIS, dan BBTN sebagai saham pilihan utama, berapa target harganya?