Cibinong, Detiktoday.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bogor menggelar pertunjukan Barongsai di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan, Minggu (7/6).
Acara yang diikuti oleh 200 peserta dari 18 klub barongsai ini merupakan momentum untuk memperingati Bulan Bung Karno 2026 yang jatuh setiap bulan Juni.
Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Antonie Halim, mengatakan bahwa pertunjukan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda untuk memeriahkan Bulan Bung Karno VIII di Kabupaten Bogor.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
“Gelaran pertunjukan barongsai yang kita adakan di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor merupakan agenda yang sudah kita tetapkan untuk memeriahkan Bulan Bung Karno tahun 2026,” ujar Antonie, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Barongsai Indonesia Kabupaten Bogor, Senin (8/6/2026).
Selain pertunjukan, Antonie menjelaskan bahwa kegiatan ini juga diisi dengan pelatihan teknik dasar (basic) permainan dan musik barongsai. Pelatihan tersebut turut membahas berbagai kategori barongsai serta poin-poin yang masuk ke dalam penilaian juri.
“Dalam pelatihan ini, kami menjelaskan kepada peserta tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam suatu pertandingan barongsai. Apalagi pelatihan tersebut dipandu langsung oleh atlet juara dunia dari Jakarta dan juri nasional,” jelas Antonie.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Di balik kemeriahan pertunjukan dan pelatihan ini, Antonie menekankan ada makna mendalam yang harus diresapi oleh generasi penerus bangsa, yaitu semangat juang dalam melakukan hal-hal positif.
“Anak muda harus terus memiliki semangat juang dalam melakukan hal-hal yang positif dan membangun. Tidak hanya mandek pada ide di kepala, tetapi harus melakukan langkah konkret ke depan. Jadilah generasi yang berani bermimpi, berani berkarya, dan berani mengambil peran untuk kemajuan bangsa,” pesannya.
Antonie menambahkan, Bung Karno selalu mengajarkan bahwa pemuda adalah kekuatan perubahan. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton, melainkan harus menjadi aktor utama pembangunan di berbagai sektor, termasuk pariwisata, olahraga, seni, dan budaya.
“Pemuda harus terus membangun karakter yang kuat, kompeten di bidangnya, dan beretika. Serta yang tidak kalah penting, anak muda harus cinta pada Tanah Air kita,” pungkas Antonie.