Pakar Optimis Harga Emas Bisa Naik Kencang Segini

Aksi Borong Emas Berlanjut Lagi, Nilainya Fantastis

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Aksi beli di antara bank-bank sentral kembali menjadi dukungan bagi emas selama tren penurunan harga.

Dikutip dari Kitco News, Jumat (12/6/2026) Bank Nasional Georgia (NBG) mengumumkan telah membeli emas fisik senilai US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,79 triliun.

“Setelah akuisisi ini, pangsa emas moneter dalam cadangan internasional NBG akan mencapai 15,5%. Tren kenaikan cadangan internasional sangat penting; sebagai hasilnya, total cadangan telah mencapai rekor tertinggi sebesar USD 7,0 miliar, dengan volumenya mencapai 114,8% dari metrik Penilaian Kecukupan Cadangan (ARA) Dana Moneter Internasional,” kata NBG dalam keterangannya.

Menurut data dari World Gold Council, ini adalah pertama kalinya Georgia meningkatkan cadangan emasnya sejak Maret dan April 2024, ketika masing-masing membeli 4,7 dan 2,5 ton.

Bank Sentral Georgia (NBG) mengatakan bahwa pembelian emas ini merupakan bagian dari strategi manajemen cadangan internasional jangka panjangnya.

Bank sentral itu menambahkan bahwa mereka melakukan diversifikasi cadangan resmi untuk berlindung dari dampak geopolitik dan inflasi.

Selain itu, NBG juga memperkirakan permintaan yang kuat di sektor resmi akan terus mendukung pasar emas.

“Yang penting, permintaan bank sentral menunjukkan sensitivitas harga yang rendah, terutama mendukung stabilitas harga dasar emas. Konflik yang sedang berlangsung di Ukraina, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, gesekan perdagangan AS-Tiongkok, dan konflik AS-Iran yang pecah pada Februari 2026 secara kolektif telah memperkuat premi risiko struktural dalam penetapan harga emas, meningkatkan nilainya yang berkelanjutan sebagai aset safe-haven,” papar NBG dalam keterangannya.

Share