Banten, Detiktoday.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten menggelar festival kuliner sebagai langkah nyata membangkitkan ekonomi kerakyatan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Banten, Ade Sumardi, menegaskan bahwa festival ini merupakan implementasi langsung dari ajaran Bung Karno, khususnya terkait prinsip Berdikari (Berdiri di Kaki Sendiri) di bidang ekonomi dan kebudayaan.
Menurut Ade, acara ini dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat bawah, sekaligus menjaga kelestarian kuliner tradisional sebagai identitas bangsa.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
“Melalui festival ini, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi UMKM untuk berkembang sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat. Inilah bentuk keberpihakan partai kepada wong cilik,” ujar Ade Sumardi.
Senada dengan Ade, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Banten, Wanto Sugito, menyebut agenda ini sebagai momentum konsolidasi kerakyatan.
Baginya, peringatan Bulan Bung Karno harus diisi dengan aksi nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Bulan Bung Karno harus menjadi momentum untuk membumikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno melalui kerja nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutur Wanto.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Festival yang berlangsung meriah ini menjadi panggung bagi ratusan pelaku usaha lokal. Ketua Panitia Pelaksana, Gita Swarantika, menjelaskan bahwa sebanyak 135 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Banten ikut berpartisipasi memamerkan aneka kuliner khas Nusantara.
“Kami ingin festival ini menjadi ruang promosi bagi UMKM sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap produk dan kuliner lokal,” kata Gita.
Selain menyuguhkan berbagai tenant makanan, festival ini juga menghadirkan panggung musik hiburan untuk menghibur masyarakat yang hadir.