Harga Emas Digital Hari Ini, Rabu 6 Mei 2026: Naik Pesat

Harga Emas Digital Hari Ini, Senin 15 Juni 2026: Naik Tajam

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Harga emas digital hari ini, Senin 15 Juni 2026, terpantau cenderung naik tajam. Hal tersebut tidak terlepas dari pergerakan harga emas global dan nilai tukar rupiah.

Sementara itu, minat masyarakat terhadap emas digital terus bertumbuh. Investasi pada emas digital makin populer karena dapat diakses secara online, fleksibel, dan bisa membeli emas mulai dari nominal kecil.

Ini menjadikan emas digital alternatif menarik bagi investor ritel yang ingin berinvestasi secara bertahap, namun tetap aman.

Berikut adalah update harga emas digital hari ini – hingga berita ini ditayangkan – yang dikutip dari berbagai platform jual beli emas digital seperti Treasury, Lakuemas, dan IndoGold:

1. PT Indonesia Logam Pratama (Treasury)

– Harga beli: Rp 2.530.697 per gram (+Rp 37.043)

– Harga jual: Rp 2.444.726 per gram.

2. PT Laku Emas Indonesia (Lakuemas)

– Harga beli: Rp 2.532.000 per gram (stabil)

– Harga jual: Rp 2.459.000 per gram (stabil)

3. PT Indogold Makmur Sejahtera (IndoGold)

– Harga beli: Rp 2.562.035 per gram (+Rp 49.203)

– Harga jual: Rp 2.500.000 per gram (+Rp 48.000)

Sementara itu, bank ternama asal Swiss, UBS menurunkan perkiraan harga emas dunia sebesar US$ 300-900 per troy ounce menjadi US$ 3.850-4.000 per troy ounce.

Dikutip dari Investing.com, Senin (15/6/2026), penurunan proyeksi harga emas dilakukan karena faktor pukulan ganda terhadap logam mulia dari data ekonomi AS yang kuat dan tertundanya pelonggaran kebijakan Federal Reserve ke tahun 2027.

Ahli strategi komoditas di UBS, yakni Dominic Schnider, Giovanni Staunovo, dan Wayne Gordon mengatakan dalam sebuah catatan bahwa harga emas telah menghadapi tekanan baru karena data pasar tenaga kerja yang tangguh dan imbal hasil riil yang lebih tinggi mendorong pasar untuk menggeser ekspektasi ke arah kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini.

“Harga emas mungkin akan terus bergerak menuju kisaran US$ 3.850-4.000 per troy ounce dalam waktu dekat,” ungkap para ahli strategi UBS tersebut.

Share