Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif ke Sejumlah Kelompok Tani Hutan di Nagan Raya dan Aceh Barat

Jamaluddin Idham Salurkan 7.500 Bibit Produktif ke Sejumlah Kelompok Tani Hutan di Nagan Raya dan Aceh Barat

Share
Share

Jakarta, Detiktoday.com – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, menyalurkan sebanyak 7.500 batang Bibit Produktif (BITPRO) kepada sejumlah Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat sebagai upaya memperkuat ketahanan ekonomi petani sekaligus mendorong pengelolaan lahan yang berkelanjutan.

“Program ini dirancang sebagai investasi jangka panjang. Selain memberi nilai tambah ekonomi dari hasil panen buah nantinya, bibit-bibit ini juga berfungsi sebagai penahan erosi dan penyerap karbon. Kami ingin petani di Nagan Raya dan Aceh Barat tidak hanya bertani, tetapi juga mengelola lahan secara berkelanjutan,” kata Jamaluddin, dikutip Selasa (16/6/2026).

Program penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat yang terus digencarkan Jamaluddin Idham di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh I. Selain bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, bantuan bibit juga diharapkan dapat mendukung rehabilitasi lahan serta menjaga kelestarian lingkungan.

Di Kabupaten Nagan Raya, bantuan disalurkan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Mandiri Jaya yang berada di Desa Batu Raja, Kecamatan Tadu Raya, sebanyak 3.000 batang bibit produktif. Selanjutnya, sebanyak 2.500 batang bibit diserahkan kepada KTH Makmu Beusare di Desa Krueng Alem, Kecamatan Darul Makmur.

Sementara di Kabupaten Aceh Barat, bantuan sebanyak 2.000 batang bibit produktif diberikan kepada KTH Mestu Tani yang berlokasi di Desa Mesjid Tuha, Kecamatan Meureubo.

Ketua PDI Perjuangan Aceh itu menjelaskan bahwa jenis bibit yang disalurkan dipilih berdasarkan nilai ekonomi dan kesesuaiannya dengan kondisi iklim di Aceh. Beberapa di antaranya merupakan varietas buah unggulan seperti rambutan jenis Binjai (Brahrang) dan Rapiah yang memiliki prospek pasar yang relatif stabil.

Menurut Jamaluddin, pemanfaatan bibit produktif tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi petani melalui hasil panen di masa depan, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui fungsi tanaman sebagai penyerap karbon dan penahan erosi.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memotivasi kelompok tani untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan yang produktif serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Kami akan terus memantau perkembangan bibit-bibit ini bersama para petani. Harapan saya, saat panen tiba nanti, kesejahteraan keluarga petani di Nagan Raya dan Aceh Barat dapat meningkat secara signifikan,” ungkapnya.

Jamaluddin menambahkan, keberhasilan program pengembangan sektor pertanian membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, wakil rakyat, dan masyarakat melalui kelompok tani. Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan pertanian di pedesaan diharapkan mampu berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Share