Kawal Transisi Bandung Zoo, DPD PDI Perjuangan Jabar Telah Gelontorkan Donasi Rp324 Juta

Kawal Transisi Bandung Zoo, DPD PDI Perjuangan Jabar Telah Gelontorkan Donasi Rp324 Juta

Share
Share

Jakarta, Detiktoday.com  — DPD PDI Perjuangan Jawa Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menyokong operasional Bandung Zoo. 

Melalui aksi konsisten selama beberapa bulan terakhir, partai berlambang banteng moncong putih ini kembali menyalurkan donasi untuk memastikan kesejahteraan satwa dan karyawan tetap terjamin di masa transisi.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi kembali Bandung Zoo untuk menyerahkan bantuan, Kamis (18/6/2026).

Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorupsi 

Pada Juni 2026 ini, bantuan yang diserahkan mencapai Rp96 juta. Jika diakumulasikan sejak April lalu, total donasi yang dihimpun dari gotong royong para kader PDIP tersebut telah menembus angka Rp324 juta.

Ono menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dari partainya akan berakhir begitu pengelola baru, PT Fauna Land Ancol, resmi mengambil alih operasional kebun binatang.

“Sesuai arahan Ketua Umum, kami telah menindaklanjuti (kondisi ini). Setelah pengelola baru masuk, bukan berarti kami meninggalkan tanggung jawab. Tanggung jawab operasional memang beralih, tetapi kami akan tetap mengawal,” ujar Ono.

Selama ini, donasi tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan krusial, mulai dari pembayaran BPJS karyawan, tambahan pakan satwa, hingga pengadaan obat-obatan.

Meski menyambut baik terpilihnya PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru lewat proses lelang yang transparan, Ono menitipkan tiga catatan kritis yang harus dipertahankan:

1. Nasib Karyawan: Ono mendesak agar tenaga kerja lama tetap dipertahankan. “Karyawan yang ada saat ini adalah tenaga profesional. Mereka memiliki komitmen luar biasa dalam memastikan Bandung Zoo tetap berjalan dengan baik,” tuturnya.

2. Pusat Pembiakan Tapir: Ia menekankan agar identitas keunggulan Bandung Zoo tidak hilang, terutama program penangkaran tapir yang selama ini dinilai sangat sukses. “Ke depan, keunggulan Bandung Zoo terkait tapir ini harus didorong menjadi pusat pembiakan nasional,” tambah Ono.

3. Tradisi Wisata Lokal: Fasilitas penunjang tradisi botram (makan bersama membawa bekal sendiri) yang menjadi ciri khas wisatawan lokal harus tetap diakomodasi karena merupakan daya tarik budaya yang kuat.

Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorupsi 

Guna memastikan seluruh poin tersebut berjalan di bawah manajemen baru, Ono mengaku telah memberikan instruksi khusus kepada DPC PDI Perjuangan Kota Bandung untuk mengawal proses transisi ini secara ketat.

“Saya sudah memerintahkan Pak Andri (Ketua DPC PDIP Kota Bandung sekaligus anggota DPRD Kota Bandung) untuk segera berkoordinasi dengan Wali Kota dan tim terkait dokumen lelang. Poin-poin apa saja yang menjadi tanggung jawab pengelola baru harus dipastikan,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, pasca-penetapan pemenang lelang, seluruh beban operasional kebun binatang—termasuk pasokan pakan satwa—secara otomatis langsung menjadi tanggung jawab PT Fauna Land Ancol.

Share