Bonnie Dorong Pelestarian Kuliner Khas Lebak di Festival Mustikarasa

Bonnie Dorong Pelestarian Kuliner Khas Lebak di Festival Mustikarasa

Share
Share

Lebak, Detiktoday.com — Anggota DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana, menegaskan bahwa Festival Kuliner Mustikarasa bukan sekadar ajang pameran makanan biasa. 

Menurutnya, festival yang digelar di Museum Multatuli, Kabupaten Lebak ini merupakan jembatan sejarah sekaligus tameng budaya bagi generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari (16–20 Juni 2026) dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno ini sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

“Festival Kuliner Mustikarasa tidak hanya untuk merayakan Bulan Bung Karno dan mengenang perjalanan Bung Karno ketika berada di Lebak pada tahun 1930-an,” ujar Bonnie yang juga merupakan putra asli Kabupaten Lebak sekaligus pemrakarsa kegiatan tersebut, Jumat (19/6).

“Tetapi lebih dari itu, ini adalah upaya memperkenalkan dan melestarikan kuliner khas Lebak yang memiliki cita rasa unik dan berbeda dengan daerah lain,” lanjutnya.

“Melalui festival ini, kami ingin menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kuliner khas Lebak sehingga warisan budaya ini tetap lestari dan dikenal oleh masyarakat luas” kata Bonnie Triyana, Anggota DPR RI Dapil Banten I.

Bonnie menambahkan, pengenalan sejak dini kepada generasi muda sangat krusial agar makanan tradisional tidak tergerus oleh modernisasi. Salah satu bintang utama dalam festival ini adalah jojorong—kue berbahan dasar tepung beras dan gula merah dengan tekstur lembut yang kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kabupaten Lebak.

Jojorong memiliki nilai historis yang kuat karena disebut-sebut sebagai salah satu makanan yang digemari Bung Karno saat beliau singgah di Lebak pada era 1930-an. Selain jojorong, stan-stan kuliner juga dipadati pengunjung yang penasaran mencicipi katimus, bajigur, opak, hingga papais.
Memikat Pengunjung Luar Daerah.

Baca: Ganjar Tegaskan Sikap PDI Perjuangan di Luar Pemerintahan

Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari warga lokal. Asep, seorang warga Bogor yang bekerja di Lebak, mengaku takjub dengan kekayaan rasa yang ditawarkan festival ini.

“Dari festival ini saya jadi mengetahui banyak jenis kuliner tradisional khas Lebak yang sebelumnya belum pernah saya kenal. Rasanya juga unik,” kata Asep. 

Ia bahkan berharap festival ini bisa dikemas menjadi agenda tahunan karena melihat tingginya minat warga luar daerah yang datang.

Melalui kesuksesan agenda Bulan Bung Karno 2026 ini, Festival Kuliner Mustikarasa diharapkan dapat menjadi sarana promosi pariwisata yang efektif sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di Kabupaten Lebak.

Share