
Detiktoday.com – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni dimaknai sebagai pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan dasar negara dalam kehidupan sehari-hari. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat sekaligus anggota DPRD Jawa Barat Tuti Turimayanti menilai bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebagai konsep ideologis, melainkan harus hadir dalam tindakan nyata masyarakat.
Menurutnya, nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, keadilan sosial, dan kemanusiaan yang adil dan beradab merupakan fondasi kuat untuk membangun kehidupan berbangsa yang harmonis. Nilai tersebut, kata dia, relevan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan saat ini, baik di tingkat desa maupun nasional.
“Momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi penguat semangat kebersamaan kita. Dengan gotong royong, kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjaga lingkungan, memperkuat desa, dan merawat persatuan bangsa,” ujar Tuti.
Ia menambahkan bahwa dinamika pembangunan di era modern tidak hanya menuntut pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keseimbangan dengan pelestarian alam serta penguatan karakter masyarakat. Karena itu, kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.
Tuti juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ekosistem sekaligus menjadi pusat penguatan nilai-nilai kebangsaan.
“Seruan seperti Salam Indonesiaku, lestari alamku, lestari desaku, lestari negeriku bukan hanya rangkaian kata, tetapi ajakan moral agar kita semua peduli terhadap lingkungan, mengembangkan potensi desa, dan berkontribusi aktif bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila dapat menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman. Ia menekankan bahwa Pancasila harus terus hidup dalam setiap kebijakan, sikap, dan perilaku masyarakat.
Dengan pengamalan nilai-nilai tersebut, Tuti optimistis Indonesia dapat terus melangkah menuju pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, serta berkelanjutan, tanpa meninggalkan jati diri bangsa dan kelestarian lingkungan hidup.
Leave a comment