Gelombang Besar Aksi Jual Emas

Pakar Prediksi Harga Emas Segera Bangkit, Ini Level KuncinyaPakar Prediksi Harga Emas Segera Bangkit, Ini Level Kuncinya

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com Harga emas dunia mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah bertahan di area support krusial dekat level terendah tahun ini.

Senior Technical Strategist Forex.com Michael Boutros menilai, kondisi tersebut membuka peluang terbentuknya titik balik (bottom) yang dapat menjadi awal tren kenaikan baru. Namun, pasar masih menunggu data inflasi AS pekan depan yang berpotensi menentukan arah emas selanjutnya.

Harga emas ditutup anjlok 1,18% menjadi US$ 4.160,26 per ons troi.

Boutros mengatakan, harga emas saat ini tengah bertahan di atas area support penting yang berada di dekat level terendah tahunannya. Meski sempat menembus area tersebut, tekanan jual belum mampu menghasilkan penutupan mingguan di bawah level kunci tersebut.

Menurut dia, kondisi ini membuka peluang terbentuknya fase ‘exhaustion low’ atau titik jenuh penurunan, yang kerap menjadi sinyal awal pembalikan arah harga.

“Risiko terbentuknya titik terendah yang lebih signifikan semakin meningkat setelah penjual gagal mempertahankan harga di bawah area support utama,” tulis Boutros dalam analisis terbarunya.

Boutros menilai, harga emas saat ini juga sedang menguji area support tren jangka panjang yang berdekatan dengan rata-rata pergerakan 52 minggu (52-week moving average). Area tersebut dinilai menjadi medan pertempuran penting antara pelaku pasar yang masih bearish dan investor yang mulai berburu harga murah.

Boutros menyoroti area US$ 4.074-4.112 per ons troi sebagai zona support utama yang menjadi penentu arah harga emas dalam jangka pendek hingga menengah.

Selama harga bertahan di atas area tersebut, lanjut dia, peluang terjadinya pemulihan dinilai masih terbuka. Sebaliknya, jika harga emas ditutup mingguan di bawah level US$ 4.074 per ons troi, tekanan jual berpotensi berlanjut menuju area support berikutnya di sekitar US$ 3.887 per ons troi.

“Di sisi lain, area resistance terdekat berada pada level US$ 4.319 per ons troi. Namun, zona yang paling krusial berada pada kisaran US$ 4.493-4.540 per ons troi,” jelas Boutros.

Menurutnya, penembusan dan penutupan mingguan di atas area tersebut akan menjadi sinyal kuat bahwa tren turun mulai berakhir dan harga emas berpotensi memasuki fase kenaikan yang lebih besar. Jika berhasil menembus level tersebut, target kenaikan berikutnya diperkirakan berada di area puncak April hingga rekor tertinggi sebelumnya di kisaran US$ 4.890-4.894 per ons troi.

Data Inflasi AS Jadi Penentu

Share