JAKARTA, Detiktoday.com – Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam kembali memerah minus 4,39% ke Rp 2.830 pada akhir sesi I perdagangan Selasa (23/6/2026).
Sebanyak 59,68 juta saham berkode ANTM diperdagangkan, frekuensi 22.018 kali, dan nilai transaksi Rp 172,73 miliar.
Saham Antam tertekan aksi jual asing. Per jeda siang ini, mengacu data Stockbit Sekuritas, saham emiten emas tersebut membukukan net sell asing dari segi volume 12,69 juta saham atau nilai sekitar Rp 36,74 miliar yang dihitung menggunakan harga rata-rata sesi I.
Sebelumnya, pada 19 dan 22 Juni 2026, saham Antam juga memerah masing-masing 2,84% serta 3,90%. Itu terjadi setelah saham ini hijau terus dari 12 Juni sampai dengan 18 Juni.
Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam malah merosot 2,84% ke Rp 3.080 pada perdagangan Jumat (19/6/2026) pekan lalu bertepatan dengan cum date dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi.
Pergerakan saham Antam tersebut bertolak belakang dengan praktik umum saat cum date dividen emiten yang acapkali menguat karena meningkatnya permintaan beli.
Adapun pada Senin (22/6/2026) merupakan ex date dividen ANTM di pasar reguler dan pasar negosiasi. Dan kemarin saham ANTM juga merah.
Saham Antam menurun 10,72% dari penutupan 18 Juni ke akhir sesi I 23 Juni.
Saham Antam malah jatuh setelah sentimen dividen mereda. Saham ini naik malah sebelum berlangsungnya cum dividen.
Sementara itu, Aneka Tambang akan membagikan dividen tahun buku 2025 Rp 5,04 triliun atau Rp 209,98 per saham. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak pada 23 Juni ini dan pembayaran dividen 10 Juli.