Detiktoday.com, CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui apel gabungan yang digelar di halaman Pendopo Bupati Ciamis, Selasa (23/6/2026).
Sebanyak 1.486 petugas lapangan diterjunkan untuk melakukan pendataan aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis. Pencanangan ditandai dengan pemasangan rompi dan kartu identitas petugas secara simbolis serta pelepasan balon oleh unsur Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Ciamis, dan BPS Kabupaten Ciamis.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta aparatur sipil negara (ASN).
Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Bupati Ciamis, menegaskan pentingnya data sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
Menurutnya, pembangunan yang efektif tidak dapat lagi hanya mengandalkan perkiraan, melainkan harus didukung oleh data yang akurat, lengkap, dan berkualitas.
“Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat, data yang lengkap akan menghasilkan program yang tepat sasaran, dan data yang berkualitas akan menghasilkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Nanang.
Ia menjelaskan, melalui Sensus Ekonomi 2026 pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dunia usaha yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk persebaran potensi ekonomi dan berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha.
Nanang juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para petugas sensus yang telah dipersiapkan untuk menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Kepada para petugas, ia berpesan agar melaksanakan pendataan dengan penuh tanggung jawab.
“Datalah dengan hati, layani dengan ramah, dan catat dengan benar,” pesannya.
Selain itu, Nanang mengajak seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan, serta masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus. Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi bukan hanya tanggung jawab BPS, tetapi menjadi kepentingan bersama demi tersedianya data yang berkualitas bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Ciamis, Ahmad Luqman, mengungkapkan bahwa dari total 1.486 petugas yang diterjunkan, sebanyak 1.310 orang bertugas sebagai petugas pendataan lapangan dan 176 orang sebagai petugas pemeriksa lapangan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan pendataan telah dimulai sejak 15 Juni 2026 dan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.
“Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret kondisi riil perekonomian, baik di tingkat nasional maupun daerah, sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ke depan,” jelasnya.
Melalui pelaksanaan SE2026, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap dapat memperoleh data ekonomi yang akurat, komprehensif, dan mutakhir untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Tatar Galuh.