Perkuat Integrasi Layanan Primer, Dinkes Fakfak Sosialisasi di Distrik Kokas – Detiktoday.com

Perkuat Integrasi Layanan Primer, Dinkes Fakfak Sosialisasi di Distrik Kokas – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, FAKFAK – Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak gencar dalam melakukan mutu pelayanan kesehatan melalui “Pengelolaan Sistem Informasi Kesehatan dan Sosialisasi Pendampingan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Distrik Kokas, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak Rabu 22 juni di Puskesmas Kokas ini menghadirkan fasilitator dari dinas kesehatan skaligus petugas Kesehatan dipuskesmas Kokas.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak Pierre Stanly Kwando, S. Kep. M.kes menyampaikan bahwa, Integrasi Layanan Primer merupakan salah satu transformasi sistem kesehatan. Ia berharap Puskesmas Kokas menjadi salah satu puskesmas yang lebih awal melaksanakan berbagai upaya dalam mendukung implementasi ILP, sebagai salah satu puskesmas tertua dalam pelaksanaan ILP di Kabupaten Fakfak.

“Saya berharap Puskesmas Kokas dapat menjadi contoh dan rujukan bagi puskesmas lainnya dalam memberikan pelayanan yang terintegrasi, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Pierre Stanly Kwando, kemudian menyatakan, Puskesmas Kokas memiliki pengalaman yang cukup panjang dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pengalaman tersebut hendaknya menjadi modal yang kuat untuk terus melakukan inovasi dan pembenahan pelayanan sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari transformasi layanan primer yang sedang dijalankan. Ia juga berharap kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Fakfak, agar pada tahun-tahun mendatang tidak hanya berfokus pada kegiatan sosialisasi semata.

“Sosialisasi memang penting sebagai langkah awal untuk meningkatkan pemahaman, namun yang lebih penting adalah kegiatan penguatan implementasi ILP di lapangan,” tegasnya.

Ia kemudian menegaskan, perencanaan program dan kegiatan ke depan perlu lebih diarahkan pada pendampingan, monitoring, evaluasi, peningkatan kapasitas SDM, penguatan manajemen puskesmas, serta penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan ILP secara optimal.

Berkaitan dengan itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Salma Absofi, SE, MM, juga menegaskan, Integrasi Layanan Primer bukan sekadar perubahan struktur pelayanan, tetapi perubahan cara kerja seluruh sistem pelayanan kesehatan primer agar lebih terintegrasi, berorientasi pada masyarakat, dan berfokus pada pencegahan penyakit serta peningkatan kesehatan sepanjang siklus hidup.

“Keberhasilan Implementasi Integrasi Layanan Primer membutuhkan komitmen bersama pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat agar pelayanan kesehatan semakin dekat, mudah diakses, dan berkualitas bagi seluru masyarakat.” pintanya.

Sementara Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan, Sri Astuti Wihel, S.SiT, MPH, menyampaikan Integrasi Layanan Primer merupakan salah satu program prioritas dalam transformasi sistem kesehatan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Program ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer agar lebih terintegrasi, lebih dekat dengan masyarakat, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan pada setiap siklus kehidupan.

Melalui kebijakan ILP, pelayanan kesehatan tidak lagi dilaksanakan secara terpisah berdasarkan program, tetapi diintegrasikan berdasarkan kelompok sasaran, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

“Dengan pendekatan ini diharapkan pelayanan kesehatan menjadi lebih efektif, efisien, dan berkesinambungan,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikanya, dalam implementasinya, ILP memiliki beberapa komponen utama, yaitu penguatan pelayanan di Puskesmas. Optimalisasi jejaring pelayanan hingga tingkat desa dan kampung.Penguatan peran Posyandu sebagai wadah pelayanan kesehatan masyarakat, serta peningkatan pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan dan perencanaan pelayanan kesehatan.

Dikesempatan itu pula, La Asis, SKM, selaku Fasilitator Care pathway (alur pelayanan) menyampaikan, Care Pathway dalam Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan alur pelayanan kesehatan yang terintegrasi untuk memastikan setiap masyarakat mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan tahap siklus hidupnya.

“Melalui Care Pathway, pelayanan tidak lagi berfokus pada program yang terpisah-pisah, tetapi pada kebutuhan individu dan keluarga secara menyeluruh,” ucapnya.

Ia menjelaskan, Care Pathway dimulai dari proses pendaftaran dan identifikasi sasaran, dilanjutkan dengan skrining kesehatan, pemberian pelayanan sesuai kebutuhan, rujukan bagi kasus yang memerlukan penanganan lanjutan, serta tindak lanjut melalui pemantauan oleh Puskesmas dan Posyandu.

Melalui penerapan Care Pathway, diharapkan pelayanan kesehatan di Puskesmas, Pustu dan Posyandu menjadi lebih terintegrasi, efektif, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen seluruh tenaga kesehatan dan kader untuk menerapkan Care Pathway secara konsisten dalam pelaksanaan ILP.

Share