Dari Sekolah, Tuti Turimayanti Ajak Generasi Muda Bangun Demokrasi yang Sehat

Share
Share

Detiktoday.com – Membangun kehidupan demokrasi yang berkualitas tidak cukup hanya mengandalkan peran pemerintah dan lembaga politik. Generasi muda juga harus dipersiapkan sejak dini agar mampu menjadi bagian dari masyarakat yang aktif, kritis, sekaligus bertanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, Tuti Turimayanti, SE., saat menggelar kegiatan Pendidikan Demokrasi bersama siswa SMK Bina Wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (27/8/2026).

Dalam kegiatan itu, Tuti mengajak para pelajar memahami demokrasi secara lebih luas. Menurutnya, demokrasi tidak berhenti pada kegiatan pemilihan umum, melainkan tercermin dari bagaimana seseorang menghargai perbedaan, mendengarkan pendapat orang lain, menyampaikan gagasan secara santun, serta mampu menerima keputusan bersama.

“Demokrasi itu sebenarnya dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Ketika kita berdiskusi, mendengarkan pendapat teman, menghargai perbedaan dan mencari keputusan bersama, itu juga merupakan bagian dari praktik demokrasi,” kata Tuti.

Ia menilai sekolah memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan demokratis di kalangan generasi muda. Lingkungan pendidikan dapat menjadi tempat bagi siswa untuk belajar mengemukakan pendapat sekaligus memahami bahwa kebebasan menyampaikan aspirasi harus diiringi dengan tanggung jawab.

Tuti juga menekankan pentingnya membangun sikap kritis di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, perkembangan media sosial memberikan kemudahan bagi generasi muda untuk memperoleh informasi, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan berupa berita palsu, informasi yang menyesatkan, hingga konten yang dapat memicu perpecahan.

“Jangan mudah menerima semua informasi yang muncul di media sosial. Biasakan memeriksa sumbernya, membandingkan informasi dan berpikir sebelum membagikannya. Kritis itu penting, tetapi tetap harus disertai etika,” ujarnya.

Selain persoalan informasi digital, Tuti mendorong para siswa untuk aktif dalam organisasi dan berbagai kegiatan di sekolah maupun lingkungan masyarakat. Baginya, keterlibatan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran kepemimpinan sekaligus membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab.

Menurut Tuti, generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Mereka harus diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan ikut berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan sekitarnya.

“Anak-anak muda adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, mulai sekarang harus berani belajar memimpin, menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang dibuat,” tuturnya.

Tuti berharap kegiatan Pendidikan Demokrasi di SMK Bina Wisata Lembang dapat memberikan pemahaman yang lebih konkret kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai demokrasi. Ia juga berharap para siswa mampu menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

Ia menegaskan, demokrasi yang kuat membutuhkan warga negara yang tidak hanya mengetahui haknya, tetapi juga memahami kewajiban serta memiliki kepedulian terhadap kepentingan bersama.

“Kalau generasi mudanya memiliki karakter, mampu menghargai perbedaan dan mau terlibat dalam kehidupan masyarakat, saya yakin demokrasi kita akan semakin kuat. Dari sekolah kita bisa mulai membangun itu,” pungkas Tuti.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *