Tuti Turimayanti: Data Ekonomi Jadi Kunci Menentukan Arah Kebijakan Jabar

Share
Share

Detiktoday.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tuti Turimayanti, SE, menegaskan pentingnya ketersediaan data ekonomi yang akurat sebagai dasar pemerintah dalam menentukan arah pembangunan daerah. Menurutnya, kebijakan yang tepat membutuhkan gambaran kondisi ekonomi masyarakat yang diperoleh melalui proses pendataan secara menyeluruh.

Pandangan tersebut disampaikan Tuti dalam Focus Group Discussion (FGD) Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Sangria Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (13/9/2026).

Tuti mengatakan Sensus Ekonomi 2026 memiliki posisi penting dalam memotret berbagai aktivitas ekonomi yang berlangsung di masyarakat. Informasi yang diperoleh dari pendataan tersebut dapat membantu pemerintah memahami perkembangan dunia usaha sekaligus melihat potensi ekonomi yang ada di setiap daerah.

“Data ekonomi yang akurat sangat dibutuhkan untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Dari data tersebut, pemerintah bisa menyusun kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Tuti.

Legislator PDI Perjuangan itu menilai pendataan ekonomi perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan karakteristik usaha yang beragam. Tidak hanya perusahaan atau pelaku usaha dengan skala besar, kegiatan ekonomi yang dijalankan masyarakat secara mikro dan kecil juga perlu mendapat perhatian dalam proses sensus.

Menurutnya, sektor usaha kecil memiliki peran dalam menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, keberadaan mereka dalam basis data ekonomi akan membantu pemerintah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi perekonomian Jawa Barat.

Tuti juga mengingatkan bahwa keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada lembaga pelaksana. Dukungan pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan proses pendataan berjalan lancar.

Ia mendorong adanya keterbukaan dan partisipasi masyarakat ketika proses pendataan berlangsung. Dengan dukungan tersebut, data yang terkumpul diharapkan memiliki tingkat akurasi yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Semakin lengkap data yang kita punya, semakin kuat pula dasar pemerintah dalam mengambil keputusan. Jangan sampai kebijakan dibuat berdasarkan perkiraan, sementara kondisi di lapangan berbeda,” ujarnya.

Tuti menambahkan, hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya dapat dimanfaatkan untuk memetakan potensi dan tantangan ekonomi di Jawa Barat. Data tersebut juga dapat menjadi bahan dalam mengevaluasi program yang telah berjalan serta menyusun prioritas pembangunan berikutnya.

Ia berharap pelaksanaan sensus mampu menghasilkan basis data ekonomi yang komprehensif dan relevan dengan perkembangan masyarakat. Dengan demikian, hasil pendataan tidak berhenti sebagai dokumen statistik, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan pembangunan.

“Harapan saya, Sensus Ekonomi 2026 menghasilkan data yang berkualitas dan benar-benar bisa dimanfaatkan untuk memperkuat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” tutur Tuti.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *