Pakar Bilang Harga Emas Bisa Menanjak ke Titik Ini

Aksi JP Morgan di Pasar EmasAksi JP Morgan di Pasar Emas

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Bank investasi ternama asal Amerika Serikat, JP Morgan Chase & Co memasuki pasar emas Asia Tenggara, dengan berpartisipasi dalam penyusunan sistem kliring emas di Singapura.

Dikutip dari Mining, Rabu (17/6/2026) Singapura berencana meluncurkan sistem kliring emas tahun ini dengan melibatkan bank-bank ternama termasuk JP Morgan Chase & Co. dan Deutsche Bank AG.

Wakil perdana menteri dan ketua Otoritas Moneter Singapura, Gan Kim Yong mengungkapkan bahwa Bursa Efek Singapura akan membangun mekanisme kliring over-the-counter pada akhir tahun 2026, dengan perdagangan antar bank ditargetkan akan meningkat mulai tahun depan.

“Kami tidak berupaya menggantikan pusat perdagangan dan likuiditas emas yang sudah mapan,” kata Gan Kim Yong pada Konferensi Logam Mulia Asia-Pasifik pada hari Senin (15/6).

“Sebaliknya, Singapura dapat berfungsi sebagai simpul tepercaya dalam ekosistem emas global yang menghubungkan permintaan regional dengan likuiditas global dan mendukung aktivitas pasar selama jam perdagangan Asia,” tuturnya.

Langkah terbaru Singapura meningkatkan persaingan dengan Hong Kong untuk menjadi pusat regional untuk perdagangan emas. Dalam beberapa bulan terakhir, kedua negara kota tersebut telah berupaya memanfaatkan permintaan yang kuat terhadap emas.

Di Singapura, DBS Group Holdings Ltd., Oversea-Chinese Banking Corp., United Overseas Bank Ltd. dan ICBC Standard Bank Plc, serta JP Morgan dan Deutsche Bank, akan berpartisipasi sebagai anggota kliring setelah menandatangani nota kesepahaman dengan Bursa Efek Singapura pada konferensi hari Senin.

“Seiring meningkatnya permintaan investor terhadap emas global, kami melihat Singapura memainkan peran pelengkap di samping pusat-pusat utama lainnya dengan mendukung likuiditas lintas zona waktu dan memenuhi kebutuhan klien yang terus berkembang,” kata Wai Mei Hong, pejabat senior negara Singapura dari JPMorgan.

Sistem kliring emas di Singapura akan diselaraskan dengan kerangka kerja London Good Delivery (LGD) standar industri untuk batangan besar, serta standar pengiriman dan penyelesaian untuk batangan kilobar yang diadopsi oleh bursa utama di Chicago dan Shanghai.

Sistem kliring emas (di Singapura) akan berfungsi sebagai lapisan dasar untuk kliring dan penyelesaian arus emas selama jam perdagangan Asia, ungkap CEO SGX Group, Loh Boon Chye.

“Kami juga sedang menjajaki kontrak berjangka emas yang dapat dikirimkan secara fisik untuk memberikan pasar alat berbasis bursa untuk penemuan harga dan manajemen risiko,” bebernya.

Bank Sentral Singapura Buka Layanan Penyimpanan Emas

Share