Jakarta, Detiktoday.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mengingatkan seluruh mitra kerja Komisi VIII agar penyusunan program dan anggaran Tahun Anggaran (TA) 2027 benar-benar selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Meski Fraksi PDI Perjuangan menerima usulan pagu indikatif dan tambahan anggaran yang diajukan, Selly menegaskan bahwa kebijakan fiskal harus tetap mengacu pada sasaran pembangunan nasional demi mencapai target pemerintah.
Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
Pernyataan tersebut disampaikan Selly dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Agama, Menteri Sosial, Menteri PPPA, Menteri Haji dan Umrah, Kepala BNPB, serta Kepala BPJPH di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
“Kebijakan fiskal dan program yang disampaikan harus tetap berpedoman pada RPJMN. Esensinya, anggaran yang kita gunakan ini menggunakan pendekatan perencanaan pembangunan berbasis hasil (result-based development planning),” ujar Selly.
Menurut legislator PDI Perjuangan ini, keselarasan antara program kerja mitra dan target nasional masih perlu diperkuat.
Ia menilai, sejauh ini program yang dirancang belum sepenuhnya mengerucut pada sasaran pembangunan nasional.
Sebagai contoh, Selly menyoroti target penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan pemaparan Kementerian Sosial, RPJMN membidik penurunan angka kemiskinan di kisaran 4,5 hingga 5 persen.
“Target tersebut harus didukung oleh program yang tepat dan alokasi anggaran yang memadai agar dapat tercapai secara optimal,” lanjutnya.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Selain isu kemiskinan, Selly juga menyoroti usulan anggaran digitalisasi pendidikan di Kementerian Agama (Kemenag). Ia meminta Kemenag menjabarkan secara terperinci cakupan program tersebut, termasuk integrasi layanan keagamaan berbasis satu data hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Program digitalisasi pendidikan ini sangat krusial dan harus memiliki keterkaitan jelas dengan peningkatan kualitas SDM yang humanis, sebagaimana prioritas dalam RPJMN. Mohon sekiranya ini dijabarkan secara detail,” pungkas Selly.