Detiktoday.com, PALEMBANG – Berperan aktif dalam pembelaan hak perempuan, LBH Bima Sakti menerima penghargaan dari Pemkot Palembang, dalam kategori Bidang Hukum Advokasi Sosial dan Praktisi, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di rumah dinas Walikota Palembang itu, dengan dihadiri para Kartini modern Kota Palembang, Dinas Kesehatan, Lawyer, Dinas Pariwisata, Dinas PPA Kota Palembang dan undangan lainnya.
“Alhamdulillah hari ini saya, bagian dari LBH Bima Sakti, mendapatkan penghargaan dari Pemkot Palembang, atas dedikasi pembelaan hak perempuan, dalam mencari keadilan,” ungkap Wadir LBH Bima Sakti, Dr Conie Pania Puteri didampingi Indah Permatasari, Eca dan Ines.
Dijelaskan Conie Pania Puteri, mendapatkan penghargaan ini tidaklah mudah, butuh waktu dan perjuangan panjang hingga sampai ketitik ini.
“Kami, LBH Bima Sakti sudah 1,5 tahun konsisten mendampingi korban-korban, yang rata-rata perempuan dan anak mencari keadilan di Kota Palembang secara probono atau gratis,” ujarnya.
Dikatakan Dosen Tetap Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) ini, bahwa di tahun 2025 tercatat 35 kasus yang telah ditangani LBH Bima Sakti.
“Dari 35 kasus tersebut, merupakan pelimpahan dari Dinas PPA Provinsi dan juga Dinas PPA Kota Palembang. Namun, ada juga warga kota Palembang yang datang langsung ke Kantor LBH Bima Sakti,” tuturnya.
Conie menguraikan, kasus yang ditangani LBH Bima Sakti mayoritas kasusnya kekerasan seksual, serta KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga).
“Jadi LBH Bima Sakti ini, telah berbagi tugas, khusus pendampingan hukum, ketika sudah ada Laporan Polisi, kami akan mendampingi korbannya untuk membuat laporan sampai ke persidangan, apabila memang kasus tersebut sampai ke persidangan,” urainya.
Conie mengulas kembali saat LBH Bima Sakti melakukan pendampingan terhadap klien-kliennya, dengan bimbingan Direktur Bima Sakti, M Novel Suwa.
“Klien kami rata-rata ekonomi menengah ke bawah. Namun, karena ini sudah menjadi komitmen kami untuk menyelesaikannya hingga tuntas, maka kami pun akan kerjakan. Butuh proses panjang hingga sampai sekarang,” tandasnya.
Bertepatan dengan hari Kartini, lanjut Conie Pania Putri, dirinya mengajak para perempuan Indonesia untuk bangkit.
“Mari para Perempuan Indonesia, kita bangkit, negara sudah hadir dalam semua regulasi, bahwa kita perempuan diberikan kesempatan yang seluas-luasnya di dalam emansipasi di dalam negara ini. Jangan sampai kita takut bersuara, jangan biarkan kita menjadi korban terhadap kekerasan apapun bentuknya. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Palembang,” pungkasnya.