APH Harus Bertindak – Detiktoday.com

APH Harus Bertindak – Detiktoday.com

Share
Share

Detiktoday.com, PALI – Jeritan warga miskin & UMKM Bumi Serepat Serasan soal kelangkaan gas elpiji 3 kg akhirnya direspons tegas DPRD PALI. Parlemen memastikan tak akan diam melihat hak rakyat kecil dirampas mafia gas.

Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah menugaskan Wakil Ketua Firdaus Hasbullah angkat bicara saat agenda di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

“Gas 3 kg itu kebutuhan pokok, bukan barang mewah. Kalau harganya tembus jauh di atas HET, artinya ada beban ekonomi mencekik warga miskin & UMKM,” tegas Firdaus penuh empati.

UMKM di Ujung Tanduk

Data lapangan menunjukkan harga subsidi Rp15-18 ribu/tabung melonjak drastis sampai puluhan ribu. Kondisi terparah, harga berlipat dari HET resmi.

Pelaku kuliner & pedagang kaki lima di Talang Ubi Timur hingga Simpang Raja mengaku modal produksi bengkak, untung tipis, sebagian terancam tutup.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi PALI, mereka harus kita lindungi! Kami sudah dengar aspirasi mereka,” cetus politisi senior itu.

Jawab Tudingan “Tutup Mata”

Menjawab kritik PGK & PMII yang menuding legislatif pembiaran, Firdaus tegas membantah.

“Saya hargai kritik mahasiswa. Itu kontrol sosial sehat. Tapi DPRD tidak tutup mata. Pengawasan tidak cukup koar-koar. Kami kerja lewat mekanisme,” sanggahnya.

Ia akui masalah kompleks: mulai kuota pusat, jalur distribusi, sampai pengawasan lapangan. “Kalau belum selesai bukan berarti diam. Tudingan ‘pembiaran’ kami terima sebagai cambuk. Kami kawal sampai gas normal & tepat sasaran,” tambahnya.

Langkah Konkret DPRD PALI

1. *Panggil & RDP*: Minggu depan DPRD panggil Dinas Perindag + pangkalan resmi. “Kita bongkar di mana kebocorannya!”
2. *Dorong OTT APH*: DPRD dukung penuh Operasi Tangkap Tangan untuk agen/pangkalan nakal yang menimbun & main harga.
3. *Sisir Rantai Distribusi*: Audit dari Pertamina → Perindag → Agen → Pangkalan. Dorong Data Terpadu agar subsidi tepat ke warga miskin.

“Subsidi itu uang rakyat. Kalau ada pangkalan nakal, kami dorong APH: seret, tangkap! Gas melon harus kembali ke rakyat kecil. Itu amanat undang-undang!” pungkas Firdaus berapi-api.

Share