BERITA POPULER: Aguan Buka-bukaan soal PIK2 (PANI) hingga Rupiah Kembali Runtuh

BERITA POPULER: Aguan Buka-bukaan soal PIK2 (PANI) hingga Rupiah Kembali Runtuh

Share
Share

JAKARTA, Detiktoday.com – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, Detiktoday.com telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Kamis (11/6/2026):

1. Aguan Terus Terang soal Nasib PIK2

miten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2 kembali berpartisipasi dalam Public Expose Live ‎2026 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek ‎Indonesia (BEI).

‎Presiden Direktur PIK2 (PANI) Sugianto Kusuma atau Aguan ‎mengatakan bahwa perkembangan PIK2 saat ini ‎semakin menunjukkan hasil dari strategi ‎pengembangan kawasan yang dijalankan secara ‎konsisten.

Aguan menambahkan, pihaknya melihat fondasi ‎yang dibangun secara konsisten selama bertahun-‎tahun kini semakin memperkuat peran PIK2 sebagai ‎pusat aktivitas ekonomi baru dengan prospek ‎pertumbuhan jangka panjang yang kuat, simak berita selengkapnya di sini.

2. Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Kamis 11 Juni 2026: Jatuh Lagi

Nilai tukar (kurs) rupiah kembali jatuh terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam pembukaan perdagangan hari Kamis, 11 Juni 2026. 

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.01 WIB di pasar spot exchange, menunjukkan nilai tukar rupiah hari ini dibuka melemah 3 poin (0,02%) ke level Rp 17.947 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menurun tipis 0,05% ke level 99.895, apa penyebabnya?

3. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Kamis 11 Juni 2026, Cek Update-nya

Harga emas perhiasan terpantau runtuh di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Kamis siang, 11 Juni 2026.

Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investore emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun menjual emas.

Cek daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Kamis (11/6/2026) di sini.

4. UBS Revisi Target Harga Saham Grup Barito (BRPT)

UBS Sekuritas Indonesia merevisi target harga saham grup konglomerat Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) alias Grup Barito. Revisi ini menyusul potensi margin tebal yang diperoleh BRPT dari bisnis kilang minyak dan asumsi pelemahan nilai tukar rupiah.

UBS menaikkan EBITDA dan EPS Grup Barito pada tahun buku 2026 masing-masing sebesar 17% dan 46%. Termasuk, merevisi target harga saham BRPT dari semula Rp2.530 per saham menjadi. 

Target harga baru tersebut berbasis sum of the parts (SOTP) yang mengimplikasikan valuasi EV/EBITDA 2026-2028 sekitar 10-15 kali.  Valuasi diskon ini juga berlaku terhadap perusahaan energi terbarukan regional yang rata-rata diperdagangkan pada EV/EBITDA 18-19 kali. Intip ulasan lengkapnya di sini.

5. Pakar Ungkap Arah Harga Emas Selanjutnya, Level Ini Jadi Kunci

Harga emas dunia masih tertekan setelah anjlok lebih dari 4% pada perdagangan sebelumnya. Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menyebut level US$ 4.061 per ons troi sebagai area kunci yang akan menentukan arah pergerakan emas selanjutnya.

Menurut Geraldo, jika level tersebut jebol, harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju US$ 4.036 per ons troi. Sebaliknya, jika mampu bertahan, emas berpeluang memasuki fase konsolidasi.

Tekanan terhadap emas masih datang dari ekspektasi suku bunga tinggi AS yang menopang penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi. Karena itu, investor disarankan mencermati pergerakan harga di sekitar level ini, berapakah itu?

Share